Perahu rakit karam, 2 orang tewas tenggelam

Rabu, 16 Oktober 2013 - 16:04 WIB
Perahu rakit karam,...
Perahu rakit karam, 2 orang tewas tenggelam
A A A
Sindonews.com - Perahu rakit kecil, di danau buatan di Kampung Kedungwaru, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, mengalami karam diduga karena kelebihan beban. Dua dari lima orang penumpangnya, yakni Sopian (24) dan Edi (17) tewas dalam peristiwa ini.

Sedangkan tiga orang lainnya, yakni Anan (53), Robino (28), dan Hardi (27) berhasil selamat. Namun, ketiganya masih syok akibat peristiwa yang terjadi, pada Selasa 15 Oktober 2013.

"Saya sempat menolong adik saya Edi, tapi yang namanya di air, saya tidak bisa bertahan, lemes," ujar Robino korban selamat, kepada wartawan, Rabu (16/10/2013).

Diceritakan dia, saat itu mereka berlima berencana untuk mengambil bibit ikan di tambak ikan dengan menggunakan perahu rakit kecil untuk menyebrangi danau buatan hasil galian yang kedalamannya hampir mencapai 30-50 meter tersebut.

Sesamapainya di tambak ikan, mereka pun menangkap dan mengambil bibit ikan, lalu menaruhnya di rakit yang mereka tumpangi tanpa menyadari bahwa perahu yang mereka tumpangi tersebut kelebihan beban.

Tanpa menyadari hal itu, mereka pun melakukan penyebrangan ke tepian dengan mengayuhnya secara perlahan. Setelah beberapa meter hampir mencapai tepian, perahu tiba-tiba karam dan seluruh penumpangnya terbalik.

"Kami bertiga berhasil bertahan dengan berenang. Sementara Sopian dan Edi tidak dapat berenang. Keduanya panik dan berusaha berenang ke permukan ketika tenggelam. Tetapi saya sempat menolong Edi. Sebelum tenggelam, Sopian dan Edi sempat berteriak minta tolong dan meronta berusaha berenang ke permukaan air," terangnya.

Hingga kini, kedua korban masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian. Beberapa tim penyelamat pun diturunkan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Tagana Karawang, dan SAR Sagara pun melakukan pencarian dengan menggunakan dua perahu dan mengelilingi danau tersebut.

Kedalaman air yang mencapai 30-50 meter sempat menyulitkan pencarian, pasalnya perlu dilakukan penyelaman. Sementara warga dan keluarga sempat meminta orang pintar dengan bantuan spiritualnya untuk menemukan korban.
(san)
Berita Terkait
Beberapa Tahapan yang...
Beberapa Tahapan yang Dirasakan Tubuh Saat Meninggal Tenggelam
Hendak Menjala Ikan...
Hendak Menjala Ikan di Bendungan, Pelajar SMP di Bone Tewas Tenggelam
2 Hari Tenggelam di...
2 Hari Tenggelam di Kali Bayur, Musa Ditemukan Meninggal Dunia
Hendak Selfi, Pengunjung...
Hendak Selfi, Pengunjung Pantai Logending Kebumen Tenggelam
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Terpeleset, Dua ABG...
Terpeleset, Dua ABG Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Upper Komering
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved