Propam periksa penembak mobil Robin

Senin, 14 Oktober 2013 - 20:47 WIB
Propam periksa penembak...
Propam periksa penembak mobil Robin
A A A
Sindonews.com - Polisi Profesi dan Pengamanan (Propam), hari ini tengah melakukan pemeriksan terhadap anggotanya yang melakukan penghadangan, dan penembakan terhadap korban salah tangkap Robin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pemeriksaan itu untuk mengklarifikasi mengenai insiden salah penembakan, yang dilakukan oleh anggota Kepolisian.

"Anggota yang melakukan penghadangan dan pemenembakan sedang dalam pemeriksaan Propam, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/10/2013).

Dia menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan oleh propram terkait adanya penembakan ke arah mobil korban salah tangkap. "Ini masih diperiksa, apakah tembakannya tepat situasi, tepat waktu dll," jelasnya.

Selain itu dia menegaskan, apabila dalam pemeriksaan petugas salah tangkap terbukti melakukan kelalaian. Maka akan dikenakan sanksi yang berlaku.

"Jika terbukti ada kelalaian dikenakan sanksi. Sanksi disiplin, atau nanti kami lihat hasil pemeriksaannya," pungkasnya.

Diketahui, Kasus ini bermula ketika anggota polisi sedang mengejar pelaku curanmor ke daerah Tugu Jakarta Utara, Jumat 10 Oktober 2013, pukul 22.00 WIB. Polisi berhasil menangkap satu pelaku beserta barang bukti mobil Gran Max.

Setelah menangkap satu pelaku, polisi melakukan pengembangan dan mencurigai Daihatsu Terios. Pelaku kemudian menunjuk mobil Rush yang dikendarai Robin. Rush dan Terios memang memiliki bentuk yang mirip.

Setelah didekati dan hendak diamankan, mobil tersebut kabur. Polisi pun semakin curiga, sehingga insiden salah tembak itu terjadi.
(stb)
Berita Terkait
LBH Makassar Terima...
LBH Makassar Terima 160 Laporan Warga Mengaku Korban Kekerasan Aparat
Diduga Salah Tangkap,...
Diduga Salah Tangkap, Penjual Kerupuk Minta Keadilan ke Polda Sumsel
Buntut Salah Tangkap...
Buntut Salah Tangkap Pasutri di Cileungsi, 9 Polisi Dicopot
Salah Tangkap, Bocah...
Salah Tangkap, Bocah 13 Tahun Bonyok Diduga Dihajar Oknum Polisi
Polisi Jepang Minta...
Polisi Jepang Minta Maaf karena Tahan Pria Tak Bersalah Berbulan-bulan dan Akhirnya Meninggal
Babak Belur Jadi Korban...
Babak Belur Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Aidil Lapor ke Propam Polda Sumsel
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
7 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
8 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
8 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
9 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
11 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
11 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved