KPU Polman 'dikepung' 7 kandidat & ribuan pendukungnya

Rabu, 09 Oktober 2013 - 21:06 WIB
KPU Polman dikepung...
KPU Polman 'dikepung' 7 kandidat & ribuan pendukungnya
A A A
Sindonews.com - Tujuh kandidat dari delapan peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Polewali Mandar (Polman), beserta ribuan pendukungnya menduduki kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polman, Rabu (9/10/2013).

Masing masing diantaranya massa dari pasangan calon nomor urut satu Nahar Mengabdi, nomor urut 2 Mujirin – Hasan Bado, nomor urut 4 Nadjamuddin Ibrahim, nomor urut 5 Hikman – Nadjib Abdullah Majid, nomor urut 6 Asri Anas – Chuduriah Sahabuddin, nomor urut 7 Andi Padly – Rahman Razak, dan nomor urut 8 Munarfa – Andi Bebas.

Kedatangan ribuan pendukung dan simpatisan tujuh kandidat tersebut yakni menuntut lembaga penyelenggara itu untuk menghentikan proses atau tahapan pilkada yang telah berlangsung pada 8 Oktober lalu karena dinilai penuh dengan pelanggaran yang sangat sistematik dan terencana.

Seperti yang disampaikan calon nomor urut 6 Asri Anas. Dihadapan Kapolres dan Ketua KPU Polman, Asri menyampaikan bahwa KPU tidak professional dan tidak independen dalam melaksanakan Pilkada Polman. Tahapan yang telah dilalui selama ini seperti sudah didesain sehingga pelaksanaannya penuh dengan pelanggaran.

Salah satunya adalah penyerahan daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPU kepada kandidat yang dilakukan empat hari menjelang pencoblosan.

“Itukan sangat tidak masuk akal dan aturan dari mana itu?. Bagaimana mungkin draft DPT diserahkan menjelang pencoblosan. Kita tidak mungkin bisa memeriksa semuanya,” tandas Asri.

Lanjutnya, seharusnya draft DPT tersebut disampaikan jauh hari atau sebulan menjelang pemilihan. Bukan disaat memasuki masa tenang.

"Pelanggaran sistemik lainnya oleh KPU adalah penayangan profile pada saat debat kandidat yang menunjukkan adanya keberpihakan kepada salah satu calon. Meski itu hal sepele, tetapi itu menunjukkan bahwa KPU tidak independen dalam melaksanakan pesta demokrasi ini."

“Jadi, kami minta pertanggungjawaban KPU dan menghentikan tahapan Pilkada ini sebelum ada kejelasan. Jika tidak dilakukan, kami tidak menjamin aksi ini akan berhenti,” tegas Ari.

Lain halnya yang disampaikan calon nomor urut 4, Nadjamuddin Ibrahim. Di kesempatan itu, Nadjamuddin dengan tegas menyatakan pihaknya menemukan berbagai pelanggaran. “Jika tidak, pengadilan rakyat akan bertindak untuk membubarkan KPU Polman," tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Polman, Achmadi Touwe, yang mendatangi para pengunjukrasa menyampaikan bahwa dalam hal ini, KPU bertindak berdasarkan tahapan. Sehingga, untuk menghentikan tahapan proses Pilkada tentu sesuatu yang sangat berat. Tahapan itu juga telah diatur dalam undang-undang.

Sayangnya, tuntutan para kandidat yang meminta agar Ketua KPU menjelaskan secara rinci atas aturan yang dilaksanakan tidak bisa dilakukan saat itu juga. Sehingga, sebagai jalan tengah dari pertemuan yang dimediasi langsung oleh Kapolres Polman AKBP Johan Priyoto itu, Ketua KPU memutuskan akan memberikan jawaban pada Kamis (10/10/2013) besok.

“Apa yang menjadi tuntutan para kandidat ini akan diputuskan hari ini apakah tahapan dilanjutkan atau Pilkada ini dihentikan. Dan KPU akan mengundang tujuh kandidat untuk membicarakannya," singkat Achmadi.
(rsa)
Berita Terkait
Kakanwil dan Kadiv Keimigrasian...
Kakanwil dan Kadiv Keimigrasian Tinjau Kesiapan LTSA Polman-Pelabuhan Tanjung Silopo
Pegawai Kantor Imigrasi...
Pegawai Kantor Imigrasi Polewali Mandar Deklarasi Janji Kinerja
Mudahkan Delegasi Seni...
Mudahkan Delegasi Seni Budaya, Imigrasi Polman Berikan Layanan Eazy Passport
Pilkada Polman, Bebas-Siti...
Pilkada Polman, Bebas-Siti Target Menang di Atas 50 Persen
Imigrasi Polewali Mandar...
Imigrasi Polewali Mandar Optimistis Raih Predikat Zona Integritas WBK
Kadiv Imigrasi Kemenkumham...
Kadiv Imigrasi Kemenkumham Sulbar Evaluasi Kinerja Kantor Imigrasi Polewali
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
13 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved