Tolak dwi tunggal, dewan adat lawan pemerintah

Rabu, 09 Oktober 2013 - 12:43 WIB
Tolak dwi tunggal, dewan...
Tolak dwi tunggal, dewan adat lawan pemerintah
A A A
Sindonews.com - Putra Paku Buwono XII Gusti Pangeran Haryo (GPH) Suryo Wicaksono menyatakan, pihaknya akan mengikuti keputusan pemerintah menggelar kirab yang diselenggarakan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

"Kirab ini mengukuhkan dwitunggal Hangabehi-Tedjowulan. Tentu saja kami akan mengikuti keputusan Pemkot," ujar Gusti Nino kepada wartawan, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/10/2013).

Ditambahkan dia, sikap Dewan Adat tetap yang tetap menolak pengukuhan pasangan dwitunggal Hangabehi-Tedjowulan, dapat diartikan melawan pemerintah.

Menurutnya, Dewan Adat tidak punya wewenang apapun di keraton. Apalagi sampai membatalkan kesepakatan yang ditandangani Sinuhun PB XIII dan Tedjowulan di Jakarta tahun lalu.

"Mediasi oleh pemkot itu merupakan kebijakan pemkot. Kalau mereka tidak mau mengikuti, sama saja sudah melawan pemerintah. Terserah wali kota nanti akan bertindak bagaimana," jelasnya.

Ditambahkan dia, wali kota hanya berinisiatif untuk mencari jalan tengah atas konflik internal yang terjadi di Keraton Solo. Tujuannya adalah mendamaikan semata, mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Ada Undang-undang No.11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya sebagai sebagai dasar hukum Pemkot Solo untuk menengahi konflik agar tidak berkepanjangan. Jika pemkot tidak menengahi konflik itu, maka bisa dianggap lalai dengan mengabaikan keraton sebagai bagian cagar budaya.

Hal ini, bisa berakibat fatal bagi pemkot, karena bisa kena denda Rp500 juta dan penjara tiga tahun. Lebih lanjut Gusti Nino menyebutkan jika Lembaga Dewan adat akte pendiriannya atas ijin wali kota.

"Lha terus gimana kalau akhirnya melawan pemkot juga? Karepe dewan adat piye? Golek benere dewe. Waton suloyo, (maunya dewan adat itu apa. Cari benarnya sendiri saja)," terangnya.

Sikap wali kota solo sudah jelas, sikap PB XIII juga sudah jelas, sikap dewan adat yang menganggap paling benar.

"Saya dukung Wali Kota Solo sebagai representasi masayarakat Solo pada umumnya yang menghendaki persoalan keraton cepat selesai demi Kota Solo sebagai kota budaya," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Pedagang Kaget, Pintu...
Pedagang Kaget, Pintu Alun Alun Utara Keraton Solo Mendadak Digembok
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
54 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved