Tragedi kos berdarah, diduga oknum TNI terlibat

Minggu, 06 Oktober 2013 - 22:51 WIB
Tragedi kos berdarah,...
Tragedi kos berdarah, diduga oknum TNI terlibat
A A A
Sindonews.com - Pihak TNI belum bisa memastikan jika pelaku yang melakukan aksi penembakan di kosan Jalan Leuwianyar, Kecamatan Bojong Loa Kidul, adalah oknum anggotanya.

Kepala Penarengan Korpaskhas, Mayor Rifai, mengatakan jika saat ini pihaknya masih mencari tahu kebenaran mengenai hal tersebut.

"Kita sampai saat ini belum ada kepastian. Memang dugaan sementara iya. Sementara masih bergantung pada polisi, sejauh mana keterlibatannya," jelasnya saat dihubungi melalui telepon, Minggu (6/10/2013).

Setelah jelas pelaku adalah oknum, maka nantinya pihak TNI akan ikut melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Itu pun stelah benar-benar jelas ada keterlibatan oknum," katanya.

Sampai sekarang, kata dia, pihanya masih terus berkoordinasi dan bekerja keras bersama pihak kepolisian untuk memburu pelaku yang disebut-sebut oknum anggota TNI.

Disinggung mengenai informasi jika pelaku sudah tertangkap. Rifai mengaku jika pelaku masih dalam pengejaran.

"Kalau pun terbukti, tidak ada toleransi bagi anggota yang melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Hukuman pasti ada, sebagai bentuk ketegasan. Sesuai arahan dari pimpinan. Sekecil apa pun kesalahan tindak sampai dengan pemecatan," tegasnya.

Berdasarkan pantauan sekira pukul 10.20 WIB beberapa orang anggota TNI berseragam dan berpakaian preman mendatangi lokasi olah TKP.

Dua orang diantaranya, melakukan pemeriksaan di dalam rumah dan sempat memfoto dan mengukur lokasi kejadian. Sementara anggota lainnya yang kebanyakan memakai baju preman menunggu di belakang police line. Setelah sekira satu jam dilokasi, para anggota TNI itu pun langsung meninggalkan TKP.
(rsa)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved