Hari batik, pedagang Pasar Gede kirab

Rabu, 02 Oktober 2013 - 17:19 WIB
Hari batik, pedagang...
Hari batik, pedagang Pasar Gede kirab
A A A
Sindonews.com - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati hari batik dunia yang jatuh pada Rabu (2/10). Seperti yang dilakukan oleh para pedagang Pasar Gede Solo, mereka merayakan hari batik dengan mengenakan pakian batik saat melayani pembeli.

Sebelum memulai menjajakan barang dagangan mereka, para pedagang tersebut berdandan layaknya model terkenal. Mereka menggunakan pakian bermotif batik dengan model yang cukup beragam, bahkan model-model batik inovasi baru juga diperlihatkan oleh para pedagang tersebut.

Usai berdandan, mereka tidak langsung berjualan layaknya hari-hari biasa, mereka lebih dulu menggelar kirab busana batik menggunakan becak.

Kirab tersebut dilakukan para pedagang dengan mengelilingi Pasar Gede melewati jalan-jalan kecil di sekitar pasar.

Sambil kirab, para pedagang tersebut juga menebar senyum kepada para pengguna jalan dan kepada para warga yang hendak masuk ke salah satu pasar tradisonal terbesar di Kota Solo tersebut.

Setelah kirab selesai, para pedagang kembali ke kompleks pasar untuk berjualan. Lagi-lagi para pedagang tersebut kembali menunjukkan tingkah unik, mereka kembali ke lapak meraka dengan menari-nari kecil di lorong-lorong pasar.

Hal tersebut semakin menarik perhatian para pembeli yang ada di dalam pasar. Mereka tampak terheran-heran dengan tingkah laku yang dilakukan oleh para pedagang pasar tersebut.
Bahkan banyak di antara pembeli yang tertawa melihat para pedagang mengenakan kostum batik dengan motif aneh-aneh tersebut.

Salah seorang pedagang, Daliem, mengatakan ia bersama temannya memang sengaja mengenakan pakaian batik tersebut untuk memperingati hari batik dunia.

Menurutnya dengan mengenakan batik iniovasi terbaru tersebut pihaknya mengaku ikut melestarikan kain batik dunia.

“Dengan menggunakan baju ini, kita ikut melestarikan kain batik. Selain itu Solo kan ibu kota batik dunia, jadi harus ada inovasi baru setiap harinya,” ucapnya.

Pedagang lain, Rajiyem, mengaku bangga menganakan pakaian batik tersebut. menurutnya ia tidak merasa kaku ataupun canggung saat melayani pembeli. akan tetapi ia mengaku enjoy karena kain batik yang ia kenakan.

“Pastinya banyak yang tanya kenapa kok memakai pakaian batik, akan tetapi justru ini kesempatan bagi kami untuk menjelaskan kepada mereka tentang hari batik dunia,” katanya.

Sementara itu salah seorang pembeli, Sutinah, berharap pemakaian kain batik bagi para pedagang tersebut tidak hanya dilakukan pada hari peringatannya saja. Melainkan dikenakan oleh pedagang setiap hari agar kesan batik di Kota Solo semakin kental dan semakin bagus.
(lns)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
14 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
20 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
33 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved