Didatangi mahasiswa & warga, Lurah Meruya Selatan kabur

Rabu, 02 Oktober 2013 - 09:04 WIB
Didatangi mahasiswa...
Didatangi mahasiswa & warga, Lurah Meruya Selatan kabur
A A A
Sindonews.com - Didatangi sejumlah mahasiswa dan masyarakat, Lurah Meruya Selatan Bapak Saumun kabur lewat pintu belakang. Kedatangan para mahasiswa dan masyarakat itu hanya ingin meminta kejelasan terkait terbitnya sertifikat tanah milik warga tetapi yang ditulisnya pihak lain.

Warga yang didampingi dari berbagai elemen mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII), Universitas Mercubuana, Universitas Nasional (Unas), STIE Swadaya, Universitas Islam As-SyafiĆ­yah (UIA) dan warga Meruya Selatan.

"Lurah Bapak Samun kabur lewat belakang kantornya. Padahal kita (mahasiswa dan warga) hanya ingin mengonfirmasi terkait sertifikat itu. Padahal surat girik masih dipegang oleh warga meruya selatan," kata Laode dari pihak HMI kepada Sindonews, Rabu (2/10/2013).

Dia menambahkan, awal mula teman-teman mahasiswa hadir mengadvokasi masyarakat setelah mendapatkan laporan dari warga Meruya Selatan yang terzhalimi dan direbut hak nya oleh salah satu perusahaan, namun pemerintah tidak hadir membela warganya.

Salah seorang warga Meruya Selatan Muhammad Ali mengungkapkan, selama ini Pemda sampai lurah tidak pernah membelanya. Padahal kami selalu diintimidasi oleh pihak-pihak yang menginginkan tanah warga itu.

"Yang lebih parah lagi lurah meruya selatan merekomendasikan ke BPN agar di keluarkan sertifikat tanah tapi bukan atas nama saya, kami sangat kecewa dan yang lebih parah lagi kami datangi ke kelurahan untuk meminta kejelasan bersama mahasiswa tapi malah kabur lurahnya," pungkasnya.

Selain itu, mahasiswa Universitas Mercubuana Bagus dan Zulfian S Rehalat Direktur Eksekutif TJI menyayangkan, lelang Lurah dan Camat yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Karena, cara itu belum efektif untuk mengedepankan kepentinga rakyat.

"Mana hasil lelang jabatan yang di lakukan oleh Jokowi (Gubernur DKI Jakarta), untuk membangun tata kelola yang berbasis ke masyarakat, lurah hasil lelang di datangi masyarakat dan mahasiswa aja kabur, bagaimana mau membela rakyatnya," katanya.

"Apa jangan-jangan mental pejabat Pemda DKI seperti itu hasil lelang Jokowi-Ahok," tambahnya.

Kader GMII Sumadi menduga, kasus ini bermuatan suap yang dilakukan salah satu perusahaan guna mendapatkan sertifikat tanah milik warga tersebut. Hal ini tentu ada konspirasi yang di lakukan oleh notaris, kelurahan dan Pemda yang berperan dalam memuluskan penyelundupan hukum dalam bidang kepemilikan hak atas tanah tersebut.

"Fakta tersebut diperparah dengan banyaknya oknum di Badan Pertahanan Nasional (BPN) yang juga ikut bermain kotor dengan merekayasa peralihan surat tanah sehingga banyak menimbulkan banyak rakyat kecil yang kehilangan hak atas tanah," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
1 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
1 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
2 jam yang lalu
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
2 jam yang lalu
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
2 jam yang lalu
Kecelakaan Maut Tewaskan...
Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura Indramayu, DPR: Pikap Angkut Penumpang Itu Ilegal!
3 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved