Baru diresmikan, Rusunawa Pantai Mas sudah rusak

Sabtu, 28 September 2013 - 00:56 WIB
Baru diresmikan, Rusunawa...
Baru diresmikan, Rusunawa Pantai Mas sudah rusak
A A A
Sindonews.com - Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Pantai Mas, di Kelurahan Tambakan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, diresmikan. Namun sejumlah fasilitas umum sudah ditemukan dalam keadaan rusak.

Di beberapa bagian, seperti dinding, anak tangga, tampak cat sudah mulai mengelupas. Bahkan kamar mandi (WC) di lantai satu, tidak bisa dipergunakan karena mampet.

Kerusakan ini terjadi sejak ditempati warga beberapa bulan lalu. Dari 196 unit rusunawa, saat ini sudah ditempati sebanyak 190 kepala keluarga. Sedang enam unit rusunawa lainnya belum bisa di tempati karena terdapat kerusakan.

"Ada enam unit yang belum ditempati, karena ada kerusakan saluran air. Mereka akan menempati jika kerusakan itu sudah diperbaiki," kata seorang petugas keamanan rusunawa, kepada wartawan, Jumat (27/9/2013).

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Hasani mengungkapkan, sejak proyek rusunawa diserahkan ke Pemkot Pasuruan, pihaknya telah melayangkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum terkait adanya kerusakan tersebut.

"Kami telah berulang kali meminta perbaikan, tapi tidak ada respon. Kerusakan ini akan menjadi tanggung jawab UPT Rusunawa untuk memperbaikinya," katanya.

Rusunawa yang di bangun di atas lahan seluas 1,5 hektare ini atas bantuan pemerintah pusat. Pemanfaatan rusunawa diprioritaskan kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu dan tidak memiliki tempat tinggal. Biaya sewa rusunawa ini berkisar Rp70 ribu untuk penghuni lantai lima dan Rp120 ribu untuk penghuni lantai satu.

Saat ini, Pemkot Pasuruan sedang mengajukan kembali kepada pemerintah pusat untuk pembangunan rusunawa tahap kedua. Jika usulan tersebut dikabulkan, pihaknya berharap agar proses pengerjaannya diserahkan kepada pemerintah daerah.

"Kami akan dapat mengontrol lebih ketat proses pembangunannya. Jika ada kerusakan sebelum proyek diserahkan, kami juga bisa meminta pertanggungjawaban pelaksana proyeknya," tandas Hasani.
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
25 menit yang lalu
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
33 menit yang lalu
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
49 menit yang lalu
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
1 jam yang lalu
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved