Penyebaran HIV/AIDS tak terkendali

Kamis, 26 September 2013 - 16:45 WIB
Penyebaran HIV/AIDS...
Penyebaran HIV/AIDS tak terkendali
A A A
Sindonews.com - Penderita penyakit HIV/AIDS di Kota Salatiga saat ini didominasi warga berusia produktif, antara 20 - 35 tahun.

Dari 150 penderita HIV/AIDS sekira 60 persen lebih adalah kalangan usia produktif yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, anak-anak, dan pekerja, dan pekerja seks komersial (PSK). Sedang penderita lainnya adalah kalangan ibu rumah tangga.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga Sovie Harjanti mengatakan, pola penyebaran penyakit HIV/AIDS di kota ini belakangan mengalami pergeseran dari pemakai narkoba ke kalangan pekerja serta ibu rumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh sejumlah kalangan, pergeseran pola penyebaran penyakit HIV/AIDS dikarenakan adanya peningkatan hiteroseksual kaum pria.

"Sebagian besar penderita usia produktif, termasuk ibu rumah tangga tertular oleh pasangan hidupnya. Selain itu, juga akibat perilaku menyimpang yang dilakukannya," katanya, Kamis (26/9/2013).

Sedangkan ibu rumah tangga yang terjangkit penyakit ini, sebagian besar berasal dari kalangan menengah ke atas yang suaminya bermobilitas tinggi. Berdasarkan data dan penelitian, lanjutnya, penyebar virus mematikan tersebut yakni kaum pria yang berprofesi seperti sopir, pelaut, mahasiswa, buruh, dan kaum yang berpenampilan eksekutif.

Ada tiga modus yang biasa dilakukan oleh mereka, yakni berani bayar mahal, memerkosa, dan menolak menggunakan kondom saat berhubungan intim.

Menurut Sovie, belum lama ini pihaknya melakukan tes darah terhadap para pemandu karaoke di sejumlah tempat hiburan malam di Salatiga. Hasilnya, ada sejumlah pemandu karaoke yang terinveksi virus HIV.

"Kasus tersebut langsung kami tangani. Kami telah menerjunkan tim untuk melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap para pemandu karaoke yang terinveksi penyakit mematikan ini," tukasnya.

Selain itu, imbuhnya, Dinkes juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi penyebaran penyakit tersebut. Yakni melakukan pengawasan dan sosialisasi.

"Dalam melakukan pengawasan, kami bekerjasama dengan para relawan yang bertindak sebagai konselor. Kami juga melakukan pengobatan yang dilakukan oleh dokter dengan cara jemput bola," tandasnya.

Sementara itu, Ketua kelompok orang yang hidup dengan HIV - AIDS (Ohida) Salatiga, Andreas, menyatakan penyebaran penyakit ini sudah tak terkendali dan merambah ke semua lapisan masyarakat. Kondisi ini sudah mengkhawatirkan masyarakat dan harus segera ditangani. Jika tidak, dikhawatirkan penderitanya akan terus bertambah.

"Atas dasar itu, pemerintah harus memberikan perhatian dan melakukan pendekatan dengan para orang dengan HIV/AIDS (ODHA) serta mengakomodir aspirasinya, yakni keinginan untuk sembuh. Artinya, pemerintah harus membantu pengobatan mereka yang membutuhkan biaya cukup tinggi," pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
1 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
3 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
4 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
5 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved