Puluhan pendaftar CPNS di Solo berguguran
Kamis, 26 September 2013 - 03:23 WIB
Puluhan pendaftar CPNS di Solo berguguran
A
A
A
Sindonews.com - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo, Jawa Tengah, mencatat 63 berkas lamaran CPNS tahun 2013 tidak memenuhi syarat (TMS) mengikuti ujian. Hasil verifikasi berkas lamaran diumumkan secara online, sedangkan perbaikan berkas dilakukan via pos.
Kepala Bidang Pengembangan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lancer S Naibaho mengatakan jumlah TMS ini merupakan hasil verifikasi dari 504 berkas yang masuk hingga Rabu 25 September.
Informasi ihwal hasil verifikasi melalui pos dan secara online, bertujuan meminimalisasi kontak langsung dengan pelamar. Kabar kurang sedap tentang calo rekrutmen pegawai tak pelak menjadikan metode ini sebagai cara menangkal tudingan miring.
“Ingin kita tunjukkan ke masyarakat bahwa BKD berlaku fair. Seluruh pengiriman dan pengembalian berkas lamaran lewat kantor pos. Setiap hari pula, data diunggah ke online tentang siapa saja yang lolos seleksi administrasi dan siapa saja yang tidak memenuhi syarat,” kata dia, Rabu (25/09/2013).
Sebanyak 63 berkas tak memenuhi syarat (TMS) diklasifikasikan TMS murni dan TMS sementara.
Dikatakan Lancer, pelamar masih diberi kesempatan memperbaiki kekurangan syarat (TMS sementara) melalui pengiriman ulang maksimal 30 September cap pos.
Sedangkan TMS murni alias gagal seleksi administrasi, di antaranya karena latar belakang pendidikan kurang pas dan lamaran tak sesuai formasi.
Sejumlah persyaratan lainnya adalah ijazah TOEFL dan dokumen legalisir dari instansi pendidikan. Untuk diketahui, CPNS Kota Solo menawarkan kepada pelamar umum sebanyak 35 posisi guru tingkat SD, SMK dan guru olahraga.
“Misalnya lulusan S1 Hukum. Tentu saja tidak pas melamar guru SD. Ada pula yang melamar tenaga teknis, yang tidak tercantum dalam formasi yang dibutuhkan,” ujarnya.
Kepala Bidang Pengembangan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lancer S Naibaho mengatakan jumlah TMS ini merupakan hasil verifikasi dari 504 berkas yang masuk hingga Rabu 25 September.
Informasi ihwal hasil verifikasi melalui pos dan secara online, bertujuan meminimalisasi kontak langsung dengan pelamar. Kabar kurang sedap tentang calo rekrutmen pegawai tak pelak menjadikan metode ini sebagai cara menangkal tudingan miring.
“Ingin kita tunjukkan ke masyarakat bahwa BKD berlaku fair. Seluruh pengiriman dan pengembalian berkas lamaran lewat kantor pos. Setiap hari pula, data diunggah ke online tentang siapa saja yang lolos seleksi administrasi dan siapa saja yang tidak memenuhi syarat,” kata dia, Rabu (25/09/2013).
Sebanyak 63 berkas tak memenuhi syarat (TMS) diklasifikasikan TMS murni dan TMS sementara.
Dikatakan Lancer, pelamar masih diberi kesempatan memperbaiki kekurangan syarat (TMS sementara) melalui pengiriman ulang maksimal 30 September cap pos.
Sedangkan TMS murni alias gagal seleksi administrasi, di antaranya karena latar belakang pendidikan kurang pas dan lamaran tak sesuai formasi.
Sejumlah persyaratan lainnya adalah ijazah TOEFL dan dokumen legalisir dari instansi pendidikan. Untuk diketahui, CPNS Kota Solo menawarkan kepada pelamar umum sebanyak 35 posisi guru tingkat SD, SMK dan guru olahraga.
“Misalnya lulusan S1 Hukum. Tentu saja tidak pas melamar guru SD. Ada pula yang melamar tenaga teknis, yang tidak tercantum dalam formasi yang dibutuhkan,” ujarnya.
(lns)