Korban bertambah, bayi diperkirakan hangus jadi abu
Selasa, 24 September 2013 - 11:21 WIB
Korban bertambah, bayi diperkirakan hangus jadi abu
A
A
A
Sindonews.com - Korban meninggal dunia akibat kebakaran di Jalan Kemang Utara IX Rt.02 Rw.05, Durentiga, Jakarta Selatan, Minggu 22 September 2013 lalu bertambah menjadi lima orang.
Penemuan itu dilakukan setelah tim SAR dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Selatan, melakukan penyisiran kembali tadi malam. Kemudian tim menemukan sesosok mayat yang sudah dalam keadaan gosong terbakar.
"Semalam sekira pukul 23.00 WIB kita temukan korban atas nama Susanti. Kita kerahkan 10 personel dengan satu unit mobil," kata Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Selatan Muchtar Zakaria saat dihubungi Sindonews, Selasa (24/9/2013).
Muchtar menjelaskan, korban terakhir mereka temukan disekitar tangga. Pada saat ditemukan, posisi korban saat itu sedang dalam keadaan terlentang.
"Nampaknya dia mau turun tangga dan pingsan setelah menghirup asap yang banyak," ungkapnya.
Dari penemuan tersebut, korban kebakaran yang ditemukan menjadi 4 orang. Padahal, berdasarkan penjelasan pihak keluarga, ada 5 orang yang terjebak di dalam kebakaran tersebut dan yang belum ditemukan yakni bayi berumur dua bulan.
Namun, Muchtar menegaskan bahwa pihaknya sudah menghentikan pencarian korban yang diketahui merupakan keluarga dari pemilik toko bangunan tersebut.
"Yang bayi kita perkirakan sudah menjadi abu karena baru dua bulan usianya. Atau bercampur dengan busa dari spring bed, karena dia berada di atas kasur," tegasnya.
Jadi nama-nama korban yang ditemukan sejak kejadian Minggu (22/9) yaitu atas nama Suryani pembantu keluarga, Liliyanti adik pemilik, Hendri, serta Susanti. Sementara Viona bayi dua bulan belum ditemukan.
Berita terkait:
Kebakaran toko bangunan tewaskan tiga orang
Berikut Videonya:
Kebakaran di toko material Mampang tewaskan 3 orang
Penemuan itu dilakukan setelah tim SAR dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Selatan, melakukan penyisiran kembali tadi malam. Kemudian tim menemukan sesosok mayat yang sudah dalam keadaan gosong terbakar.
"Semalam sekira pukul 23.00 WIB kita temukan korban atas nama Susanti. Kita kerahkan 10 personel dengan satu unit mobil," kata Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Selatan Muchtar Zakaria saat dihubungi Sindonews, Selasa (24/9/2013).
Muchtar menjelaskan, korban terakhir mereka temukan disekitar tangga. Pada saat ditemukan, posisi korban saat itu sedang dalam keadaan terlentang.
"Nampaknya dia mau turun tangga dan pingsan setelah menghirup asap yang banyak," ungkapnya.
Dari penemuan tersebut, korban kebakaran yang ditemukan menjadi 4 orang. Padahal, berdasarkan penjelasan pihak keluarga, ada 5 orang yang terjebak di dalam kebakaran tersebut dan yang belum ditemukan yakni bayi berumur dua bulan.
Namun, Muchtar menegaskan bahwa pihaknya sudah menghentikan pencarian korban yang diketahui merupakan keluarga dari pemilik toko bangunan tersebut.
"Yang bayi kita perkirakan sudah menjadi abu karena baru dua bulan usianya. Atau bercampur dengan busa dari spring bed, karena dia berada di atas kasur," tegasnya.
Jadi nama-nama korban yang ditemukan sejak kejadian Minggu (22/9) yaitu atas nama Suryani pembantu keluarga, Liliyanti adik pemilik, Hendri, serta Susanti. Sementara Viona bayi dua bulan belum ditemukan.
Berita terkait:
Kebakaran toko bangunan tewaskan tiga orang
Berikut Videonya:
Kebakaran di toko material Mampang tewaskan 3 orang
(mhd)