Polisi diminta tak libatkan TNI

Senin, 16 September 2013 - 21:04 WIB
Polisi diminta tak libatkan...
Polisi diminta tak libatkan TNI
A A A
Sindonews.com - Kepolisian diyakini mampu mengungkap pelaku dan dalang serangkaian aksi penembakkan terhadap anggota polisi yang terjadi belakangan ini dengan tanpa melibatkan pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Polisi harus disupport, saya yakin polisi mampu mengungkap sendiri kasus-kasus penembakan," ujar Ketua Komisi III DPR RI Gede Pasek Suardika di Denpasar, Bali, Senin (16/9/2013).

Kata Pasek, dalam mengungkap serangkaian aksi penembakan anggota Korps Bhayangkara di Jakarta dan sekitarnya, polisi sebaiknya bekerja sendiri tidak perlu melibatkan institusi lain seperti TNI.

"Kalau kemudian pelaku penembakan pertama berbeda dengan pelaku kedua bagaimana kan susah nanti," katanya.

Hal itu penting untuk bisa menjawab berbagai kemungkinan siapa pelaku dan motifnya. Tambahnya, tidak tertutup kemungkinan pelaku penembakan polisi adalah pesaing, namun dia enggan merinci lebih jauh pesaing dimaksud.

Dia hanya menganalisis bahwa penembakan dengan sasaran anggota polisi disebabkan tiga faktor penyebab sekaligus bisa mengungkap identitas pelaku.

Pertama, pelaku kejahatan artinya polisi adalah musuh penjahat. Jadi, akan berbahaya kalau polisi berteman sama penjahat.

Kemungkinan kedua, pelaku penembakan polisi adalah pesaing. Pesaing ini berkaitan side job polisi. Faktor terakhir adalah pihak yang pernah menjadi korban perilaku oknum polisi.

"Mereka itu dendam. Itu saja musuhnya. Sekarang tinggal kita cari, di mana pelaku dari ketiga yang saya sebut itu," imbuh Pasek.

Ditanya kemungkinan pelaku penembakan merupakan kelompok teroris, menurut Pasek bisa saja terjadi.

"Teroris masuk penjahat dia. bandar narkoba, pelaku illegal logging, bandar judi, semua masuk kategori penjahat," imbuhnya.
(mhd)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Berita Terkini
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
1 jam yang lalu
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
1 jam yang lalu
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
3 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
6 jam yang lalu
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved