Latihan fisik masuk Akabri di sungai, Rizki tenggelam

Senin, 16 September 2013 - 18:15 WIB
Latihan fisik masuk...
Latihan fisik masuk Akabri di sungai, Rizki tenggelam
A A A
Sindonews.com - Berenang di irigasi KW 8, seorang pria tenggelam terbawa arus. Mirisnya, mayat korban hingga kini belum juga berhasil ditemukan.

Malang nasib Rizki Ramadhan (19), warga Lampung yang tengah berlibur ke rumah neneknya di Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, harus meregang nyawa di sungai irigasi KW 8 ketika sedang berenang.

Berdasarkan penuturan para saksi, korban yang akan memasuki sekolah Akabri di awal bulan Oktober itu berenang bersama saudaranya, Dandi (19). Saat itu diakui Dandi, saat mereka berenang, keadaan sungai irigasi dalam keadaan cukup deras.

Awalnya, Dandi dan korban hanya mandi biasa, namun selang beberapa menit ia melihat Rizki sudah berada di tengah irigasi. Diketahui, korban berenang disungai untuk melatih fisiknya sebelum memasuki sekolah Akabri. Korban berenang sebanyak dua kali menyebrangi pinggiran yang bersebrangan. Saat itu, ia melihat saudaranya itu teriak minta tolong dengan ekspresi tersenyum.

"Sebelumnya korban sempat minta tolong sambil tersenyum, saya kira bercanda karena minta tolongnya sambil main-main," ujarnya, Senin (16/9/2013).

Tak lama kemudian, ternyata suara minta tolongnya semakin keras, korbanpun terseret aliran air irigasi tersebut. Dandi mengaku terperanjat dan berusaha mengejar dan menolongnya.

"Sempat saya memegang tangannya, namun terlepas karena air saat itu cukup deras, malah saya juga hampir keseret saat itu," katanya.

Menurut Nana Nurhayana anggota Tagana yang tengah melakukan proses pencarian jasad korban, jarak tengah sungai ke pinggiran sekira empat meter.

"Ada sekira empat meter. Udah di tolongin sama temennya tapi berat sehingga lepas dan terbawa arus," ujarnya.

Sementara hingga kini pencarian jasad korban belum ditemukan. Dikatakan berbagai upaya telah dilakukan pihaknya dan warga. "Pencarian masih terus kita lakukan," tutupnya.

Ayah Korban, Kapten Armed Sahabudin, yang datang langsung dari tempatnya bertugas di Lampung, tidak menyangka hal ini bakal terjadi pada anaknya. Dirinya mengaku akan terus menunggu hingga jasad anaknya ditemukan.

"Saya akan terus disini hingga anak saya ditemukan, setelah itu akan langsung saya bawa ke Lampung untuk di kebumikan di sana," katanya sambil matanya berkaca-kaca.
(rsa)
Berita Terkait
Beberapa Tahapan yang...
Beberapa Tahapan yang Dirasakan Tubuh Saat Meninggal Tenggelam
Hendak Menjala Ikan...
Hendak Menjala Ikan di Bendungan, Pelajar SMP di Bone Tewas Tenggelam
2 Hari Tenggelam di...
2 Hari Tenggelam di Kali Bayur, Musa Ditemukan Meninggal Dunia
Hendak Selfi, Pengunjung...
Hendak Selfi, Pengunjung Pantai Logending Kebumen Tenggelam
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Terpeleset, Dua ABG...
Terpeleset, Dua ABG Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Upper Komering
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
3 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
4 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
4 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved