Pejabat PDAM nyaris parang stafnya

Senin, 16 September 2013 - 16:05 WIB
Pejabat PDAM nyaris...
Pejabat PDAM nyaris parang stafnya
A A A
Sindonews.com - Sejumlah pegawai dan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wae Manurungnge digegerkan dengan adanya peristiwa seorang oknum pejabat Kepala Bagian (Kabag) Teknis, Hasbullah, yang nyaris memarang stafnya, Andi Marjuni.

Kejadian tersebut berlangsung di halaman Kantor PDAM, Jalan Gunung Jayawijaya, Kelurahan Watampone Kecamatan Tanete Riattang, Senin, (16/9/2013) pagi.

Peristiwa itu mengakibatkan aktivitas perkantoran terhenti. Sementara hingga aparat Polres Bone yang menerima laporan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Menurut saksi mata Na, kejadian tersebut terjadi usai apel pagi diggelar. Belum diketahui apa alasan oknum PDAM tersebut nyaris memarangi stafnya. Namun, katanya, diduga insiden tersebut berkaitan dengan masalah kasus PDAM di Kejaksaan Negeri Watampone.

"Ada dua kubu di PDAM ini dan terkait Direktur PDAM yang dilaporkan dugaan Korupsi oleh pihak LSM," katanya.

Korban Andi Marjuni yang tidak menerima diperlakukan oleh pejabat atasannya itu pun langsung melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Bone dengan kasus pengancaman.

"Selain dia bawa parang dia juga kata-katai saya di depan orang dan ada saksi yang melihatnya," ujar Andi Marjuni yang beralamatkan Jalan Nias Kelurahan Jeppe Kecamatan Tanete Riattang Barat.

Sementara itu, Hasbullah yang disambangi sejumlah wartawan membantah jika dia bawang parang dan hanya besi yang dibawanya. Iapun mengaku siap memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

"Ini persoalan internal, saya tidak bisa jelaskan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Bone, Rahman Azis, yang melakukan jumpa pers kepada Wartawan mengatakan jika masalah ini lantaran Andi Marjuni ditegur Hasbullah karena disuruh kerja.

Selain itu, Rahman Azis juga menilai kalau masalah ini juga karena ada campur tangan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mempengaruhi pegawai PDAM atas dugaan korupsi yang dilakukannya seperti Perjalanan Dinas fiktif dan Laporan LSM di Kejaksaan.

"Kita tunggu saja proses hukum di Polres Bone karena masalah ini sudah ditanganinya, apalagi dugaan saya dibilangin korupsi itu tidak benar karena setiap tahun diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) " jelas Rahman.
(rsa)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
21 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
31 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Infografis
Noel Terjerat Rasuah,...
Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved