Anak korban penembakan tidak akan diperlakukan khusus

Jum'at, 13 September 2013 - 19:40 WIB
Anak korban penembakan...
Anak korban penembakan tidak akan diperlakukan khusus
A A A
Sindonews.com - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) berjanji akan membantu anak-anak polisi korban penembakan untuk bergabung dalam keluarga besar Polri. Kendati demikian, tidak ada perlakuan khusus dalam proses penerimaan anggota Polri terhadap anak-anak tersebut.

Kepala Biro Perawatan Personel Mabes Polri Brigadir Jenderal Siswaluyo mengatakan para anak-anak tersebut nantinya tetap akan melewati seleksi penerimaan anggota sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Seleksinya sama saja, tidak ada yang dibedakan," ungkap Siswaluyo saat ditemui usai memberikan bantuan beasiswa bagi anak Polisi korban penembakan di gedung Sanggita, Jakarta Timur, Jumat (13/9/2013).

Dikatakan Siswaluyo, jika para anak-anak tersebut dinilai tidak memenuhi persyaratan untuk masuk kedalam akademi kepolisian, masih terdapat jalan alternatif lain yang bisa ditempuh untuk menjadi bagian dari Polri.

"Kalau Akpol tidak bisa masuk, bisa masuk Bintara (Sekolah Calon Bintara), kalau tidak bisa melalui PNS," paparnya.

Dalam dialog yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, saat memberikan bantuan beasiswa, sebagian besar anak-anak Polisi korban penembakan memiliki cita-cita untuk menjadi anggota Polisi untuk meneruskan perjuangan sang ayah tercinta.

"Cita-citanya mau jadi Akpol," kata Krisna (12) putra dari Ajun Inspektur Satu Dwiyatna saat menjawab pertanyaan Nuh.

Tidak hanya Krisna, putri kedua dari Ajun Inspektur Dua Sukardi, Devi Novita (16) juga bercita-cita menjadi polisi wanita."Biar nerusin ayah. Ayah pernah berpesan harus rajin belajar," kata siswi yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP itu.

Bahkan Risa, anak kedua dari Aiptu Dwiyatna, yang tengah mengenyam pendidikan diploma tiga semester V jurusan kebidanan mengaku ingin menjadi perawat yang bekerja di Rumah Sakit Bhayangkara Raden Said Sukanto Kramat Jati, Jakarta Timur.

Artikel selengkapnya klik disini
(ysw)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
40 menit yang lalu
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
1 jam yang lalu
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
1 jam yang lalu
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
3 jam yang lalu
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
4 jam yang lalu
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
11 jam yang lalu
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved