Peluru nyasar di rumah Jurnalis ANTV kaliber 38

Jum'at, 13 September 2013 - 15:59 WIB
Peluru nyasar di rumah...
Peluru nyasar di rumah Jurnalis ANTV kaliber 38
A A A
Sindonews.com - Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Makassar akhirnya merampungkan hasil pemeriksaan terhadap peluru nyasar yang menimpa rumah milik wartawan ANTV di Kec Manggala.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, barak bukti peluru jenis timah yang ditemukan di kamar Parda Hasugian tersebut berkaliber 38 mm.

Proyektil peluru ini diduga kuat ditembakkan dari senjata api (senpi) jenis revolver. Penelitian Labfor juga menyebutkan, senjata ini merupakan buatan pabrikan atau organik.

"Sudah ada hasilnya. Peluru itu jenis kaliber 38 mm," kata peneliti Labfor berpangkat perwira menengah Polri, Jumat (13/9/2013).

Meski demikian, hasil penyelidikan peluru nyasar ini masih berada di meja Kalabfor Mabes Polri Mabes Polri Cabang Makassar.

"Rencananya hari ini akan dijemput oleh penyidiknya, tapi sampai sekarang belum diambil-ambil," aku sumber SINDO yang enggan disebutkan identitasnya.

Peluru kaliber 38 juga identik dengan proyektil peluru standar petugas TNI-Polri. Namun, perwira Labfor ini enggan berspekulasi.

"Saya tidak bisa komentar tentang itu. Silakan konfirmasi ke Polrestabes Makassar," tambahnya.

Diberitakan, rumah milik wartawan ANTV Biro Makassar, Parda Hasugian, di Jalan Ujung Bori Kec Manggala tertembus timah panas, Selasa (10/9) dini hari.

Peluru misterius ini menembus atap serta plafon rumahnya. Beruntung, dalam kasus tersebut, tak mengenai satu pun keluarga Parda.

Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Anwar Hasan yang dikonfirmasi, belum mau memberikan keterangan seputar hasil Labfor tersebut. "Hasilnya belum kami terima. Kalau sudah ada, baru saya berani menjelaskannya," akunya terpisah.

Kabid Humas Polda Kombes Pol Endi Sutendi menegaskan, proyektil peluru kaliber 38 buka hanya identik dengan milik aparat kepolisian. Peluru kaliber surupa, ujar Endi, banyak digunakan oleh masyarakat sipil tanpa izin dari pihak terkait.

"Kita masih telusuri. Karena banyak juga senpi dan peluru kaliber 38 yang ilegal," bebernya.
(rsa)
Berita Terkait
Pasutri di Tangerang...
Pasutri di Tangerang Terkena Peluru Nyasar saat Polisi Buru Terduga Pelaku Kejahatan
Lansia di Makassar Kena...
Lansia di Makassar Kena Peluru Nyasar saat Hendak Sahur
Warga Bandarlampung...
Warga Bandarlampung Dikejutkan dengan Peluru Nyasar, Proyektil Ditemukan di Atas Kasur
Dua Peluru Nyasar ke...
Dua Peluru Nyasar ke Permukiman Ciracas, Warga Terluka di Pelipis
6 Jam Operasi, Proyektil...
6 Jam Operasi, Proyektil Peluru Berhasil Dikeluarkan dari Kepala Bocah di Sleman
Mahasiswa Kena Peluru...
Mahasiswa Kena Peluru Nyasar saat Penyergapan Narkoba, Polda Sumsel: Itu Rekoset Saja
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved