Kolam tambak, Kepenak dan KLH saling tuding

Kamis, 12 September 2013 - 20:14 WIB
Kolam tambak, Kepenak...
Kolam tambak, Kepenak dan KLH saling tuding
A A A
Sindonews.com – Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (Kepenak) Kulonprogo angkat tangan menangani pelanggaran Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), akibat adanya pembangunan kolam tambak di Pantai Trisik. Kepenak menilai hanya penegak hukum dan KLH yang dapat mengatasinya.

Kabid Perikanan Budidaya Diskepenak Kulonprogo Eko Purwanto mengatakan, secara keseluruhan di Pantai Trisik terdapat 11 tambak udang baru. Dari jumlah itu, tiga tambak berada di wilayah sempadan pantai karena berjarak kurang dari 100 meter dari bibir pantai.

“Sempadan pantai kan aturannya tidak boleh digunakan untuk kepentingan usaha ekonomi, apalagi yang merusak lingkungan. Kami sudah sampaikan tidak boleh di daerah sempadan pantai, lewat Pak Camat dan Pak Kades,” kata Eko, Kamis (12/9/2013).

Dia menjelaskan, ketiga tambak itu milik kelompok masyarakat setempat. Sedangkan delapan lainnya diperkirakan tidak berada di kawasan sempadan pantai karena dibangun di sebelah utara green barier.

Tambak ini milik investor perorangan yang menyewa lahan dan bekerja sama dengan penggarap lahan.

Menurut dia, Diskepenak tidak menerima pemberitahuan rencana pembangunannya. Instansinya baru tahu keberaadaan kolam setelah ada komplain dari warga lainnya.

“Jangankan izin, memberitahukan saja tidak. Kita sudah nggak bisa gimana-gimana, kolam sudah jadi. Kalaupun bisa itu dari penegak hukum dan yang punya aturan larangannya di KLH,” terangnya.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kulonprogo Harjoko berkilah, tidak dapat menindaklanjutinya karena tambak tersebut belum berizin. Menurut dia, kalaupun mengajukan izin, tambak-tambak yang berada di kawasan lindung sempadan pantai tidak akan turun izinnya.
(lns)
Berita Terkait
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Pangkep Terdampar...
Nelayan Pangkep Terdampar di Bali Setelah 15 Hari Terombang-ambing di Laut
Dihantam Ombak Besar...
Dihantam Ombak Besar di Perairan Wonggarasi Timur, 5 Nelayan Selamat 1 Hilang
Tiga Hari Hilang saat...
Tiga Hari Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Maros Ditemukan Tewas
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved