Diprotes, hitung cepat Pilkada Garut dihentikan

Rabu, 11 September 2013 - 18:11 WIB
Diprotes, hitung cepat...
Diprotes, hitung cepat Pilkada Garut dihentikan
A A A
Sindonews.com – Proses hitung cepat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Garut 2013 dihentikan. Divisi Teknis dan Kehumasan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Garut Abdal menjelaskan, penghentian proses hitung cepat disebabkan oleh sejumlah faktor.

“Faktor utamanya adalah karena saat ini setiap petugas PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) saat ini sedang sibuk untuk memproses rekapitulasi suara dari setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara),” kata Abdal, Rabu (11/9/2013).

Masalah lain yang menyebabkan dihentikannya hitung cepat ini yaitu adanya protes dari sejumlah tim sukses.

Menurut Abdal, rata-rata protes tersebut diajukan oleh tim dari pasangan yang memiliki suara di bawah dua calon bupati (Cabup) terkuat, Rudy Gunawan-Helmi Budiman dan Agus Hamdani-Abdusy Syakur Amin.

“Beberapa waktu lalu kami kedatangan tim dari salah satu pasangan calon. Mereka mengaku tidak puas atas hitung cepat KPUD Garut. Besok, dengar-dengar kami juga akan menerima tamu dari tim yang lain juga. Intinya sama, mereka memprotes dan mempertanyakan dari mana data hitung cepat itu,” ujarnya.

Abdal sendiri mengaku, sejumlah protes dari tim pasangan calon itu tidak akan mengganggu kinerja KPUD Garut. Ia pun menegaskan agar setiap tim pasangan calon dapat melakukan pemantauan dan mengawal proses rekapitulasi suara Pilkada Garut hingga rapat pleno digelar di 17 September 2013 mendatang.

“Memang, hitung cepat tidak bisa dijadikan sebagai acuan. Karena tetap saja, keputusan ada di rapat pleno. Hitung cepat kami selenggarakan untuk memenuhi kewajiban kami atas asas keterbukaan publik dan rasa keingintahuan masyarakat,” ujarnya.

Saat melakukan pemantauan, setiap tim sukses pasangan calon dihimbau untuk memiliki dan memegang sejumlah berita acara atau hasil rekapitulasi suara dari tingkat TPS, PPS, hingga PPK.

Dia menjelaskan, hasil rekap dari tingkat TPS disebut Model C, PPS disebut Model D, dan di tingkat PPK disebut Model DA.

“Kami himbau agar semua tim pasangan calon memilikinya. Sejumlah surat berita acara ini dimaksudkan sebagai kontrol untuk menghindari adanya penggelembungan suara atau suara yang hilang,” imbuhnya.

Berdasarkan proses hitung cepat terakhir di KPUD Kabupaten Garut, pasangan Rudy Gunawan-Helmi Budiman memperoleh 23,01 persen suara. Sedangkan pasangan incumbent Agus Hamdani- Abdusy Syakur 22,67 persen.

Selanjutnya, pasangan Memo Hermawan-Ade Ginanjar 17,4 persen, Saeful Anwar - Serli Besi 8,2 perseb. Sedangkan enam pasangan lainnya hanya memperoleh suara dibawah 7 persen, yaitu Dedi Suryadi-Deddy 5,5 persen, Yamin-Dadan 5,08 persen, Sirojulmunir-Iwan 4,19 persen, Nadiman-Holil 3,98 persen, Ahmad Badjuri-An An Kusmardian 4,69 persen dan Dede-Endang 5,26 persen.

“Data ini akan terus bertambah. Pokoknya, jumlah dan persentase suara yang sah itu akan diketahui pada Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Garut 17 September nanti,” tandasnya.
(lns)
Berita Terkait
Festival Adu Ketangkasan...
Festival Adu Ketangkasan Domba Garut
Seni Ketangkasan Domba...
Seni Ketangkasan Domba Garut
Garut KLB Difteri, Kemenkes...
Garut KLB Difteri, Kemenkes Beberkan Upaya Mencegah Penularan ke Wilayah Lain
Bawa Pistol saat Diskusi...
Bawa Pistol saat Diskusi dengan Kadin, Kepala SMKN 1 Garut Diperiksa Polisi
Sekda Garut Meninggal,...
Sekda Garut Meninggal, Pemkab Belum Tahu Penyebabnya
Produsen Sepatu PT CSRJ...
Produsen Sepatu PT CSRJ Digugat ke Pengadilan Negeri Garut
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
8 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Infografis
Menteri Yandri Terbukti...
Menteri Yandri Terbukti Bantu Kemenangan Istri, Pilkada Serang Diulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved