Eks Bupati punya tanah 1,7 hektare di lokasi bandara

Rabu, 04 September 2013 - 17:04 WIB
Eks Bupati punya tanah...
Eks Bupati punya tanah 1,7 hektare di lokasi bandara
A A A
Sindonews.com – Semakin dekatnya rencana pembangunan bandara internasional di Kulonprogo, membuat tanah di sekitar lokasi makin diminati.

Harga tanah mulai mahal. Bahkan, terdengar isu, sejumlah pejabat ikut mempermainkan harga tanah di sana.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga sudah menyampaikan imbauannya agar birokrat tidak menjadi spekulan tanah.

Belakangan baru diketahui ternyata, mantan Bupati Kulonprogo Toyo S Dipo memiliki tanah di lokasi itu. Tepatnya di Desa Palihan, Temon. Mantan bupati dua periode itu memiliki lahan seluas 1,7 hektare.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Palihan Bintoro mengatakan, Toyo memang memiliki lahan di wilayah itu. Namun demikian, tanah itu dibeli Toyo sejak lama, tepatnya sebelum dia menjabat sebagai bupati.

"Kalau merujuk catatan di desa, transaksi pembelian tanah terjadi sejak Pak Toyo masih bekerja sebagai pegawai asuransi. Jadi sudah lama sekali, sebelum beliau menjadi bupati," kata Bintoro, Rabu (4/9/2013).

Bintoro mengatakan, meski ada lahan milik Toyo di wilayah itu, namun dia tidak tahu persis apakah lahan yang dimiliki itu termasuk wilayah untuk megaproyek bandara atau tidak. Sebab, hingga kini pemerintah desa belum mengetahui Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara dari Kementerian Perhubungan.

"Lokasi tanah milik beliau berada agak sedikit ke dalam jalur Daendels.
Kalau dilihat dari letak tanahnya sih kemungkinan besar tetap terkena proyek bandara. Di samping sangat luas, posisinya memanjang," tandasnya.

Toyo S Dipo ketika dikonfirmasi membenarkan kepemilikan tanah 1,7 hektare di Palihan. Namun dia membantah jika tanah itu sengaja disiapkan untuk menyambut proyek pembangunan bandara.

"Tanah itu saya beli tahun 1990, jauh sebelum rencana bandara ada di Palihan," kata Toyo.

Menurutnya, semula pembangunan bandara pengganti Bandara Adisutjipto akan dilakukan di Desa Garongan, Kecamatan Panjatan.

Dia juga mengklaim, selama menjabat sebagai bupati, tidak pernah membuat pengajuan pemindahan lokasi bandara dari Panjatan ke Temon.
(lns)
Berita Terkait
Pembangunan Capai 60...
Pembangunan Capai 60 Persen, Bandara Singkawang Ditargetkan Beroperasi di Awal 2024
Presiden Jokowi Resmikan...
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja Senilai Rp800 M
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Baru Kediri Resmi Dimulai
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Kediri Gunakan Skema KPBU
Cari Tahu Kelanjutan...
Cari Tahu Kelanjutan Pembangunan Bandara di Sebuai, Anggota Dewan Sambangi Bappedalitbang Kalteng
Proyek Bandara VVIP...
Proyek Bandara VVIP IKN Siap Dilelang Dini, Cek Jadwalnya
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
9 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved