BKD minta Satpol PP pakai tenaga outsourcing

Senin, 02 September 2013 - 17:20 WIB
BKD minta Satpol PP...
BKD minta Satpol PP pakai tenaga outsourcing
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandung Evie S Saleha, meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar tidak selalu mengeluhkan personel yang kurang, saat melakukan penertiban dan penegakkan aturan.

"Hampir semua SKPD mengajukan penambahan personel. Padahal untuk operasional atau penertiban bisa memaksimalkan outsourcing. Sepanjang memenuhi keperluan," kata Evie, saat ditemui di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (2/9/2013).

Dia mengambil contoh tata kelola outsourcing di Kota Surabaya. Di sana, untuk tataran teknis penertiban sudah mengandalkan jasa pihak ketiga dengan sistem outsourcing. "Dengan begitu, tidak ada alasan untuk tidak mengerjakan tugasnya, lantas pelanggaran dibiarkan," ungkapnya.

Evie menuturkan, Peraturan Pemerintah No.54/2010 bisa digunakan dalam mengaplikasikan outsourcing. Apalagi, dalam Undang-undang Ketenagakerjaan sudah mengatur bahwa pekerjaan seperti sopir, satpam, petugas kebersihan, dan katering bisa memakai sistem outsourcing.

"Masalahnya, SKPD sampai saat ini belum punya formula untuk mengatasi keterbatasan personel dengan beban pekerjaan yang banyak," bebernya.

Padahal, menurut Evie, Satpol PP sangat mungkin merekrut outsourcing untuk bidang operasional. Dia membenarkan, hingga saat ini, Satpol PP Kota Bandung masih kekurangan personel.

"Kekurangan banyak, berdasarkan analisis beban kerja (ABK) kurangnya 2.700 orang. Secara umum Satpol kurang ratusan personel," terangnya.

Petugas lapangan Satpol PP hanyalah 181 personel, sementara menurut ABK, dibutuhkan 143 personel lagi. Di bidang penertiban, dibutuhkan 310 orang, dan di lapangan hanya ada 170 orang.

Tak disangka, penjelasan tersebut mengundang ketersinggungan Satpol PP, sehingga menggeruduk kantor BKD hari ini. Ratusan anggota Satpol PP menganggap pernyataan BKD menunjukkan mereka tidak pernah bekerja.
(san)
Berita Terkait
Mulai Bulan Mei Pemkot...
Mulai Bulan Mei Pemkot Bandung akan Terapkan Braga Free Vehicle
Pemkot Bandung Ungkap...
Pemkot Bandung Ungkap Kemungkinan PSBB di Bandung Raya
Vaksinasi Covid-19 Tenaga...
Vaksinasi Covid-19 Tenaga Pendidik Kota Bandung Mencapai 50 Persen
Oded: Ramadhan dan Pandemi,...
Oded: Ramadhan dan Pandemi, Inovasi Tak Boleh Berhenti
Pemkot Bandung Segera...
Pemkot Bandung Segera Cari Solusi Penanganan Kebun Binatang Bandung
Pulihkan Ekonomi dengan...
Pulihkan Ekonomi dengan Akselerasi Revolusi Industri 4.0
Berita Terkini
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
13 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
18 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
31 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved