Kriminolog: Pecandu miras miliki adrenalin yang tinggi

Kamis, 22 Agustus 2013 - 14:08 WIB
Kriminolog: Pecandu...
Kriminolog: Pecandu miras miliki adrenalin yang tinggi
A A A
Sindonews.com - Maraknya penjualan minuman keras (miras) oplosan disebabkan tingginya permintaan dari konsumen. Pelanggan miras oplosan adalah kalangan ekonomi menengah kebawah yang tak mampu membeli miras murni lantaran harganya yang tinggi.

Dampak dari maraknya miras oplosan itu kerap menelan korban jiwa. Pasalnya, mereka menenggak minuman yang telah dioplos tanpa tahu racikan campurannya.

Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI) Muhammad Mustofa menilai, miras cenderung membuat peminumnya merasa kecanduan atau alkoholik. Dan bagi kalangan kelas bawah yang tidak mampu membeli cenderung membeli miras yang telah dioplos.

Padahal, kata dia, mereka tidak tahu bahan apa saja yang dimasukkan dalam oplosan tersebut. Bahkan yang lebih ekstrim, kata Mustofa, pernah terjadi kasus miras yang dioplos dengan obat serangga.

"Miras oplosan itu kan dicampuk dengan bahan yang sembarangan. Tidak ada kadar khusus untu meraciknya. Artinya campuran yang dimasukkan itu cenderung asal-asalan," kata Mustofa, Kamis (22/8/2013).

Dia mengatakan, dalam kasus miras racikan itu ada unsur bahaya yang diabaikan. Misalnya, mencampurkan bahan kimia tertentu yang tidak banyak diketahui efek sampingnya.

Namun, pelanggannya hanya meminum ketika miras oplosan itu sudah dalam kondisi siap minum. Selain itu, orang yang sudah kecanduan tidak lagi menggunakan nalarnya.

Terkadang mereka juga merasa tertantang untuk mencampur aneka jenis bahan dalam racikan. "Seperti ada adrenalin yang tertantang. Logikanya sudah tidak berjalan lagi. Nalarnya berkurang jika sudah kecanduan," paparnya.

Yang perlu ditindak juga adalah distributor yang menyalurkan miras tersebut. Dia menuding ada sejumlah distributor yang tidak memiliki izin namun tetap menjadi distributor.
(mhd)
Berita Terkait
Satpol PP DKI Musnahkan...
Satpol PP DKI Musnahkan 10.200 Botol Miras Hasil Operasi 2026 di Silang Monas
Rayakan Valentine, Hendricks...
Rayakan Valentine, Hendricks Gin Hadirkan Festival Gombal
KUHP Baru, Menjual Minol...
KUHP Baru, Menjual Minol kepada Orang Mabuk Terancam 1 Tahun Penjara
Tekan Kriminalitas,...
Tekan Kriminalitas, Operasi Miras Diintensifkan di Bacukiki Parepare
Angkat Kearifan Lokal...
Angkat Kearifan Lokal Industri Minuman Tanah Air ke Tingkat Lebih Tinggi
33 Pemuda di Makassar...
33 Pemuda di Makassar Menenggak Minuman Keras di Pelataran Masjid
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
55 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved