2 anggota Polri tewas ditembak, Depok siaga 1
Sabtu, 17 Agustus 2013 - 01:30 WIB
2 anggota Polri tewas ditembak, Depok siaga 1
A
A
A
Sindonews.com - Dua polisi tewas dalam insiden penembakan oleh orang tak dikenal di Jalan Graha Raya depan Masjid Bani Umar Kelurahan Perigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Dua korban tersebut adalah Aiptu Kus Hendratno dan Bripka Ahmad Maulana, anggota Bimas Polsek Pondok Aren, Tangsel.
Hal ini tentunya membuat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) waspada. Salah satunya yakni Polresta Depok siaga satu.
Mereka langsung menggelar razia kendaraan di sejumlah jalan utama yakni di Jalan Margonda Raya. Salah satunya di depan Balai Kota Depok.
Hingga kini seluruh Jajaran Polresta Depok masih bertahan bersiaga di markas masing-masing menjelang upacara HUT RI ke-68. Pengamanan ketat juga dibantu oleh ratusan personel TNI yakni Kodim 0508.
"Semua ini sedang patroli, dan di markas masing-masing siaga satu, waspada, kami TNI fungsinya back up," tutur Dandim 0508 Letkol Zamroni, Sabtu (17/8/2013) dini hari.
Terkait razia kendaraan, kata Zamroni, hal itu dijalankan sepenuhnya oleh polisi. Sejauh ini, kata dia, pihaknya masih menyisir kemungkinan pelaku melarikan diri masuk Depok.
"Soal razia itu perannya polisi, kami bertugas perkuat untuk menjaga keamanan, kami kerahkan standby di markas ada 200 personel," tandasnya.
Dua korban tersebut adalah Aiptu Kus Hendratno dan Bripka Ahmad Maulana, anggota Bimas Polsek Pondok Aren, Tangsel.
Hal ini tentunya membuat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) waspada. Salah satunya yakni Polresta Depok siaga satu.
Mereka langsung menggelar razia kendaraan di sejumlah jalan utama yakni di Jalan Margonda Raya. Salah satunya di depan Balai Kota Depok.
Hingga kini seluruh Jajaran Polresta Depok masih bertahan bersiaga di markas masing-masing menjelang upacara HUT RI ke-68. Pengamanan ketat juga dibantu oleh ratusan personel TNI yakni Kodim 0508.
"Semua ini sedang patroli, dan di markas masing-masing siaga satu, waspada, kami TNI fungsinya back up," tutur Dandim 0508 Letkol Zamroni, Sabtu (17/8/2013) dini hari.
Terkait razia kendaraan, kata Zamroni, hal itu dijalankan sepenuhnya oleh polisi. Sejauh ini, kata dia, pihaknya masih menyisir kemungkinan pelaku melarikan diri masuk Depok.
"Soal razia itu perannya polisi, kami bertugas perkuat untuk menjaga keamanan, kami kerahkan standby di markas ada 200 personel," tandasnya.
(mhd)