Detik-detik menegangkan tenggelamnya kapal Lomban di Jepara

Jum'at, 16 Agustus 2013 - 07:56 WIB
Detik-detik menegangkan...
Detik-detik menegangkan tenggelamnya kapal Lomban di Jepara
A A A
Sindonews.com - Seorang korban selamat dalam insiden kapal Lomban di Jepara, Jawa Tengah (Jateng), Sukari (42), bercerita tentang detik-detik tenggelamnya kapal yang mengakibatkan banyaknya korban tewas.

Menurut Sukari yang merupakan warga RT 3 RW III, Rejosari, Kecamatan Mijen, Demak, ia datang ke Pantai Kartini bersama rombongan keluarga yakni istri dan dua anaknya.

Karena ingin sampai di Pulau Panjang, ia dan keluarganya pun mendatangi lokasi deretan perahu yang memang ditambatkan di belakang wahana Kura-kura Ocean Park (KOP). Untuk bisa menuju ke Pulau Panjang ia ditarik biaya Rp5 ribu. Karena bersama istri dan kedua anaknya, Sukari pun terpaksa merogoh uang Rp20 ribu.

“Penumpang lain juga membayar dengan biaya yang sama,” paparnya, Jumat (16/8/2013).

Sesampai di Pulau Panjang ia dan keluarganya pun menikmati pemandangan dan sekaligus berziarah di makam penyebar Islam yang dimakamkan di sana.

Setelah puas, ia pun berniat pulang ke Pantai Kartini. Namun karena kapal saat berangkat sudah tidak ada, ia pun menggunakan perahu johnson yang belakangan diketahui dinahkodai Bakri.

“Ternyata tarifnya masih sama. Untuk empat orang Rp20 ribu,” paparnya.

Sukari mengaku tidak merasakan firasat apapun saat naik ke perahu itu. Firasat buruk ia rasakan setelah nahkoda kapal ataupun anak buah kapal terus mengisi penumpang. Dalam hitungannya, lebih dari 50 orang naik ke perahu itu.

"Saya juga heran, padahal tempat duduk di dalam perahu sudah penuh,” paparnya.

Karena penumpang sudah sesak, nahkoda pun akhirnya menjalankan perahunya. Saat itulah, Sukari mulai merasakan firasat buruk. Sebab saat nahkoda kapal mencoba memutar untuk kembali ke Pantai Kartini ternyata armada tersebut sudah goyang dan seakan mau ambruk ke laut.

“Para penumpang termasuk saya sudah menyarankan nahkoda agar tidak memaksakan diri. Tetapi tetap saja perahu itu melaju,” terangnya.

Tak lama kemudian, ternyata perahu itupun langsung terbalik. Secara spontan, Sukari langsung pegangan ragangan kapal bagian atas. Ia juga langsung meraih anaknya Syarif Pujianto (8), agar tidak tenggelam.

"Ia saya angkat ke atas agar tidak terseret perahu," tuturnya.

Sementara istrinya Sukarni (40), menyelamatkan anaknya yang kedua Sandi Styawan (5). Saat itu, ternyata badannya malah terjepit salah satu bagian kapal. Ia pun langsung memutar otak agar anaknya tetap bisa menyelamatkan diri.
"Saya bahkan harus menahan napas agar anaknya tidak ikut tenggelam.

"Untung saja istri saya sigap. Ia juga berusaha menyelamatkan putra saya yang satu lagi,” ungkapnya.

Tidak berselang lama ia kemudian ditolong nelayan sekitar. Yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Setelah itu, ia ditolong oleh tim SAR dan dibawa dengan kapal patroli laut. “Ini berkat rahmat Tuhan YME,” tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Beberapa Tahapan yang...
Beberapa Tahapan yang Dirasakan Tubuh Saat Meninggal Tenggelam
Hendak Menjala Ikan...
Hendak Menjala Ikan di Bendungan, Pelajar SMP di Bone Tewas Tenggelam
2 Hari Tenggelam di...
2 Hari Tenggelam di Kali Bayur, Musa Ditemukan Meninggal Dunia
Hendak Selfi, Pengunjung...
Hendak Selfi, Pengunjung Pantai Logending Kebumen Tenggelam
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Terpeleset, Dua ABG...
Terpeleset, Dua ABG Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Upper Komering
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
5 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
5 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
6 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
6 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
7 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved