Jokowi: Berjalan sukses bus tingkat akan ditambah
Rabu, 14 Agustus 2013 - 19:05 WIB
Jokowi: Berjalan sukses bus tingkat akan ditambah
A
A
A
Sindonews.com - Lima bus tingkat yang akan didatangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hanya sebagai percobaan. Tetapi, kalau operasionalnya berjalan lancar, maka bus tingkat itu akan ditambah.
"Bus tingkat ini kita datangkan lima unit dulu. Kalau berjalan sukses, kita akan tambah lagi 50 sampai 100 unit," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2013).
Selain untuk warga Jakarta, pria yang biasa disapa Jokowi ini mengatakan, bus tersebut juga digunakan untuk para turis yang berada di Jakarta.
"Ada memang bus buat turis. Nanti bulan November lah nongol," kata mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah ini.
Bus tingkat tersebut, kata Jokowi, nantinya akan dibuat rute sendiri dan tidak terintegrasi dengan jalur bus way. Kendaraan khusus turis itu juga tidak dipungut biaya dan bisa digunakan para turis secara cuma-cuma.
"Ya tidak dong (jalur busway). Untuk biaya, nanti digratiskan. Di mana-mana turis gratis," tutupnya.
Saat ditanya anggaran pengadaan bus ini, dia mengakui, tidak hafal berapa nilainya. "Waduh saya enggak hafal, coba tanya ke Dinas Pariwisata," singkatnya.
"Bus tingkat ini kita datangkan lima unit dulu. Kalau berjalan sukses, kita akan tambah lagi 50 sampai 100 unit," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2013).
Selain untuk warga Jakarta, pria yang biasa disapa Jokowi ini mengatakan, bus tersebut juga digunakan untuk para turis yang berada di Jakarta.
"Ada memang bus buat turis. Nanti bulan November lah nongol," kata mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah ini.
Bus tingkat tersebut, kata Jokowi, nantinya akan dibuat rute sendiri dan tidak terintegrasi dengan jalur bus way. Kendaraan khusus turis itu juga tidak dipungut biaya dan bisa digunakan para turis secara cuma-cuma.
"Ya tidak dong (jalur busway). Untuk biaya, nanti digratiskan. Di mana-mana turis gratis," tutupnya.
Saat ditanya anggaran pengadaan bus ini, dia mengakui, tidak hafal berapa nilainya. "Waduh saya enggak hafal, coba tanya ke Dinas Pariwisata," singkatnya.
(mhd)