Dijaga Satpol PP & Dishub pembeli pada kabur
Rabu, 14 Agustus 2013 - 18:44 WIB
Dijaga Satpol PP & Dishub pembeli pada kabur
A
A
A
Sindonews.com - Banyaknya petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga di Pasar Gembrong, Cipinang Barat Utara, Jakarta Timur, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur membuat para PKL Pasar Gembrong kehilangan pelanggan.
Hal tersebut terjadi karena para pembeli jadi takut mengunjungi PKL Pasar Gembrong yang sedang dalam penertiban Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim).
Berdasarkan pantauan Sindonews di lapangan, sejumlah Satpol PP dan Dishub disebar disegala tempat di sekitar Pasar Gembrong.
"Banyak Satpol PP sama Dishub dagangan saya jadi enggak laku. Omset juga jadi ikut berkurang," kata Rayhan salah seoarang pedagang di Pasar Gembrong kepada Sindonews, Rabu (14/8/2013).
Pria yang berdagang karpet ini mengatakan, biasanya dirinya dapat menjual 10 karpet per hari. Tapi kini, kata dia, belum ada yang laku satupun.
"Boro-boro 10 mas, ini saja karpetnya belom ada yang laku. Pembelinya pada takut. Kalau mobilnya di parkir di pinggir jalan biasanya digembok," ujarnya.
Menurut dia, dengan adanya petugas di Pasar Gembrong bagus, namun bila petugas berjaga setiap hari pendapatan PKL terancam mati.
"Gimana nasib anak isteri saya kalau dagangan enggak laku. Jadi kepada pihak terkait mohon diberi solusi untuk kami para PKL ini," pungkasnya.
Hal tersebut terjadi karena para pembeli jadi takut mengunjungi PKL Pasar Gembrong yang sedang dalam penertiban Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim).
Berdasarkan pantauan Sindonews di lapangan, sejumlah Satpol PP dan Dishub disebar disegala tempat di sekitar Pasar Gembrong.
"Banyak Satpol PP sama Dishub dagangan saya jadi enggak laku. Omset juga jadi ikut berkurang," kata Rayhan salah seoarang pedagang di Pasar Gembrong kepada Sindonews, Rabu (14/8/2013).
Pria yang berdagang karpet ini mengatakan, biasanya dirinya dapat menjual 10 karpet per hari. Tapi kini, kata dia, belum ada yang laku satupun.
"Boro-boro 10 mas, ini saja karpetnya belom ada yang laku. Pembelinya pada takut. Kalau mobilnya di parkir di pinggir jalan biasanya digembok," ujarnya.
Menurut dia, dengan adanya petugas di Pasar Gembrong bagus, namun bila petugas berjaga setiap hari pendapatan PKL terancam mati.
"Gimana nasib anak isteri saya kalau dagangan enggak laku. Jadi kepada pihak terkait mohon diberi solusi untuk kami para PKL ini," pungkasnya.
(mhd)