Ribuan buruh nyaris keroyok bos pabrik sepatu

Senin, 05 Agustus 2013 - 10:47 WIB
Ribuan buruh nyaris...
Ribuan buruh nyaris keroyok bos pabrik sepatu
A A A
Sindonews.com - Ribuan buruh PT Volma di Jombang Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa menuntut penambahan Tunjangan Hari Raya (THR). Mereka mendesak pemilik pabrik memberikan THR sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Dalam aksinya para buruh ini memblokir jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Mojoagung dengan Kecamatan Sumobito sehingga jalur itu lumpuh total.Mereka juga memaksa para buruh yang lain ikut berdemo.

Mr Co, pemilik pabrik asal Taiwan kesal dengan aksi buruh ini. Diapun nekat keluar dari pabrik dan berusaha memukul salah seorang buruh, selain itu dia merebut kamera milik wartawan RCTI. Spontan, para buruh nyaris mengeroyok Mr Co namun dihalangi Satpam. Baku hantam antara buruh dengan Satpam pun akhirnya tak terhindarkan.

Koordinator Aksi Eko Harnowo mengatakan, dirinya bersama teman-teman memrotes kebijakan perusahaan yang hanya memberi THR sebesar Rp120 ribu.

"Padahal sesuai undang-undang yang ada seharusnya perusahaan memberikan THR sesuai dengan besarnya UMK Jombang, yakni Rp1,2 juta," tegas Eko, Senin (5/8/2013).

Tak hanya itu saja, selama ini lebih dari 3.000 buruh menurut Eko juga digaji di bawah UMK atau hanya sekitar Rp960 ribu sampai dengan Rp1 juta, jauh di bawah UMK Jombang.

"Selain itu, ada juga buruh yang membentuk serikat pekerja tiba-tiba dipecat secara sepihak," ujar Eko lagi.

Lanjut Eko, tindakan perusahaan itu merupakan bentuk kesewenang-wenangan perusahaan dengan modal asing yang sering terjadi di Jombang dan melanggar undang-undang.

Eko juga menyayangkan, selama ini tidak pernah ada upaya penertiban oleh Dinas Tenaga Kerja terhadap perusahaan-perusahaan modal asing yang nakal.

Sementara itu, ribuan buruh yang sebelumnya tertahan di depan pabrik akhirnya dibubarkan polisi. Buruh sempat melawan, tapi karena kalah jumlah akhirnya mereka menyerah.

Buruh mengancam akan menggelar aksi unjukrasa lagi jika puluhan temannya yang sudah dipecat akibat membentuk serikat pekerja tidak dipekerjakan kembali.
(lns)
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
8 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
10 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
10 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
23 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
46 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved