Tanah tergerus, belasan rumah di Lahat terancam longsor

Kamis, 01 Agustus 2013 - 17:48 WIB
Tanah tergerus, belasan...
Tanah tergerus, belasan rumah di Lahat terancam longsor
A A A
Sindonews.com - Sedikitnya 15 rumah di Desa Gunung Kembang, Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), terancam longsor dan tersapu arus Sungai Kikim.

Pasalnya, tanah yang menjadi pondasi rumah rumah warga tersebut mengalami pengikisan akibat gerusan hujan yang turun dalam beberapa hari terakhr.

Tak ayal, rumah yang berada di bantaran sungai bakal longsor akibat derasnya sungai Kikim tersebut. Diakui Nasir (50), warga Desa Gunung Kembang, halaman belakang rumahnya sedikit demi sedikit mulai terkikis oleh derasnya hentakan Sungai Kikim setiap kali arus sungai mulai membesar pada saat musim hujan.

"Memang longsornya tidak sekaligus. Terasa sekali kalau setiap hujan turun. Tanahnya perlahan ambles ke dalam sungai. Kalau tetap dibiarkan tentunya rumah kami bisa hanyut terbawa arus," ujar dia, Kamis (1/8/2013).

Ia melanjutkan, semenjak debit air Sungai Kikim meningkat, hampir seluruh bagian pondasi rumah warga dengan tanah yang terancam ambles sekira tiga meter lagi. Alhasil, jika tidak ditanggulangi tanpa ada bantuan dari pihak lain rumah di sepanjang sungai bisa tersapu arus sungai.

“Meski di dekat sungai ada bronjong tapi tanah di belakang rumah masih terkikis oleh arus sungai yang besar,” lanjutnya.

Tokoh masyarakat ini juga menjelaskan dua pertemuan muara sungai yakni Sungai Kikim Besak dan Sungai Kikim Kecil juga menjadi faktor penyebab tingginya debit air. Jika kedua sungai tersebut meluap pasti ada tanah terkikis oleh arus sungai yang begitu besar bahkan bronjong yang berada dipinggir sungai sudah rusak di bagian bawahnya.

Warga desa meminta dan berharap kepada Pemkab Lahat untuk dibangun tembok penahan sebelum terjadi bencana.

Sementara, Kepala Desa Gunung Kembang Amrudin membenarkan warga desanya telah mengeluh dan khawatir terhadap kikisan tanah yang berada dibelakang rumah warga terancam ambles ke dalam sungai.

"Laporan itu sudah kita tindaklanjuti dengan mengusulkan pembangunan tembok penahan secepatnya. Kita harapkan cepat ditanggulangi agar kondisi tidak semakin parah," pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
42 menit yang lalu
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
1 jam yang lalu
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
1 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
2 jam yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved