Rekening peduli bayi kepala dua segera dibuka

Kamis, 01 Agustus 2013 - 13:33 WIB
Rekening peduli bayi...
Rekening peduli bayi kepala dua segera dibuka
A A A
Sindonews.com - RSUP Dr Sardjito berkomitmen untuk terus merawat bayi berkepala dua asal Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Meski biaya pengobatan sudah tidak lagi ditanggung pemerintah melalui Jaminan Persalinan (Jampersal), RSUP Dr Sardjito tetap berupaya mencarikan sumber pendanaan.

"Kami masih menegosiasikan pembiayaan kasus kesehatan bayi ini dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Memang sampai saat ini masih belum ada kesepakatan, namun kami yakin 80 persen pengajuan bantuan biaya pengobatan ini akan disetujui," ujar Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr Sardjito dr Sutanto Maduseno Sp PD Kamis (1/8/2013).

Kepada wartawan, Maduseno mengatakan, sambil menunggu kepastian kesepakatan dengan Pemkab Cilacap, pihak RSUP Dr Sardjito sendiri telah mempersiapkan dana dari rekening peduli sesama milik mereka yang selama ini juga telah memberikan bantuan pengobatan bagi pasien kurang mampu.

"Kami memiliki rekening yang dananya berasal dari himpunan sumbangan para dokter, pegawai maupun pihak luar yang ingin menjadi donatur. Dana tersebut lalu dikelola untuk memberikan bantuan biaya pengobatan bagi pasien tidak mampu yang tidak menerima jaminan apapun. Hal ini sah dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan," jelasnya.

Per 24 Juli 2013 lalu, bayi dengan nama Muhammad Fadhil dan Muhammad Fadlun yang merupakan anak dari pasangan Usman dan Munjiah tersebut genap berusia 28 hari. Sesuai aturan Jampersal, biaya pengobatan bayi hanya hingga berusia 28 hari. Setelah itu, biaya pengobatan ditanggung sendiri.

Terkait kondisi bayi dengan nama Muhammad Fadhil dan Muhammad Fadlun ini, Maduseno menuturkan masih saja naik turun. Namun secara keseluruhan, kondisi Fadhil-Fadlun relatif lebih baik dibandingkan dua minggu yang lalu.

Namun demikian, Maduseno menegaskan masih memungkinkan terjadi pemburukan kondisi kesehatan karena kondisi berdempetannya jantung Fadhil-Fadlun.

"Kemungkinan memburuk tetap ada. Dan bayi juga masih berstatus non transportable, sehingga sampai saat ini belum ada pemeriksaan yang lebih lanjut," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Tresno Heru Nugroho sempat menuturkan, pihaknya telah mengirimkan surat pada Pemkab Cilacap terkait pembiayaan kesehatan Fadhil-Fadlun selanjutnya.

Dikatakannya, pihaknya berupaya menghubungi Pemkab Cilacap sebagai tanggung jawab terhadap kesehatan warganya.

"Sampai saat ini, bayi tersebut masih dirawat di NICU (Neonatal Intensive Care Unit) karena masih membutuhkan penanganan intensive terkait kondisi kesehatannya," imbuhnya.

Mengenai biaya kesehatan, Heru memastikan biaya yang akan ditanggung akan sangat mahal antara Rp500.000-Rp3,5juta perhari tergantung penanganannya. Dan melihat kondisi keuangan orang tua Fadhil-Fadlun, biaya tersebut tidak mungkin tertanggung mereka.
(lns)
Berita Terkait
Kisah Bayi Berkepala...
Kisah Bayi Berkepala Dua dari Bengal
Merangin Gempar, Anak...
Merangin Gempar, Anak Sapi Lahir Berkepala Dua
Malang Selatan Gempar,...
Malang Selatan Gempar, Lahir Anak Sapi Berkepala Dua
Sadis! Gadis Muda di...
Sadis! Gadis Muda di Surabaya Melahirkan di Kamar Mandi Kosan, Bayinya Dibekap hingga Tewas
Anak Sapi Berkepala...
Anak Sapi Berkepala Dua Bermata 4 Gegerkan Pringsewu
Bayi Berkepala Tiga...
Bayi Berkepala Tiga Terlahir dengan Selamat dan Sehat
Berita Terkini
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
9 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved