Kejati Malut diminta usut proyek RSUD Sofifi

Kamis, 01 Agustus 2013 - 11:10 WIB
Kejati Malut diminta...
Kejati Malut diminta usut proyek RSUD Sofifi
A A A
Sindonews.com – Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malut) diminta mengusut pemanfaatan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2012 senilai Rp22 miliar lebih yang dialokasikan untuk pembangunan RSUD Garojou Sofifi Tidore Kepulauan.

Saat ini, realisasi fisik megaproyek itu baru mencapai sekira 70 persen. Sesuai surat perjanjian kerja konstruksi, mega proyek ini harus selesai 100 persen, sejak 9 Desember 2011. Tetapi, bukti fisik di lapangan sampai sekarang baru mencapai 70 persen.

“Kejati Malut harus usut, ada apa di balik keterlambatan kegiatan proyek tersebut," kata Sekjend SMI Malut Sukri Ansar Ali, kepada Sindonews, Rabu (1/8/2013).

Dia menduga, ada indikasi korupsi dalam kegiatan proyek RSUD tersebut. Karena sesuai data yang dihimpun dan diperoleh, dana proyek tersebut telah dicairkan tanpa persetujuan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan konsultan pengawas.

"Tidak masuk akal, pekerjaannya baru mencapai 70 persen. Pencairan dana kegiatan itu kan sesuai data yang dimilikinya telah selesai dicairkan. Yang Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp28,4 miliar itu dipakai untuk empat kegiatan, yakni ruang radiologi, administrasi, poliklinik, dan farmasi (yang pekerjaanya sesuai kontrak)," terangnya.

Seperti diketahui, surat perjanjian kerja konstruksi antara KPA Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dengan PT Santy Wiraperkasa jo PT Intimkara yang mengerjakan pembangunan RSUD Garojou Sofifi Nomor: 07/KPA/DINKES-MU/2011 tertanggal 12 Juli 2011.

Pada Pasal 8 surat perjanjian ini disebutkan, jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai selesai 100 persen, pada 9 Desember 2011. Pekerjaan proyek ini selama 150 hari kalender, dimulai sejak 12 Juli 2011.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Malut Dra Chairunisia Amal menyatakan, sampai saat ini pekerjaan proyek masih berlangsung.

"Saya sendiri belum mengetahui secara pasti realisasi anggaran untuk pelaksanaan pembangunan RSUD ini. Nanti saya cek, dulu, karena sampai sekarang pun belum mengetahui secara pasti. Apalagi soal angka-angka," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Cerita Haru Pembangunan...
Cerita Haru Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Ekspansi, Bundamedik...
Ekspansi, Bundamedik Targetkan Pembangunan 3 Rumah Sakit di 2022
Pembangunan Rumah Sakit...
Pembangunan Rumah Sakit Pratama Gowa Ditarget Rampung Tahun 2024
RS Mustika Medika Resmi...
RS Mustika Medika Resmi Berganti Nama Menjadi RS Nusantara
Dinkes Butuh Tim Teknis...
Dinkes Butuh Tim Teknis Kelola Proyek Fisik Pembangunan Rumah Sakit
Dukung Tingkatkan Kesadaran...
Dukung Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker, MRHP Luncurkan Pusat Kanker
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved