1.600 polisi amankan pengundian nomor urut

Rabu, 24 Juli 2013 - 16:06 WIB
1.600 polisi amankan...
1.600 polisi amankan pengundian nomor urut
A A A
Sindonews.com - Sehari menjelang pengundian nomor urut ke-10 pasangan cawalkot Makassar, aparat kepolisian menyatakan Gedung PKK Makassar di Jalan Anggrek, Panakkukang, telah steril dari gangguan keamanan.

Mulai siang tadi, ratusan petugas Polrestabes Makassar dan Polda Sulselbar telah mengambil alih Gedung PKK yang dijadikan sebagai lokasi kegiatan oleh KPU Makassar.

"Hari ini pasukan sudah kita masukkan sebahagian ke lokasi kegiatan. Yang jelas, di titik acara dan sekitarnya sudah kita nyatakan steril," kata Kepala Bagian Operasional (Kabag-Ops) Polrestabes AKBP M Ridwan, Rabu (24/7/2013).

Pengamanan yang telah disiagakan tersebut, termasuk tiga kendaraan taktis kepolisian, yakni dua unit kendaraan watercanon dan satu unit mobil barracuda untuk menghalau massa.

Sementara itu, mulai pagi hingga sore ini, sedikitnya 1.696 pasukan Polri dan TNI disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya rusuh antar pendukung Cawalkot Makassar.

Ribuan personel ini termasuk Tim Penjinak Bom (Jibom), Brimob, TNI, Polrestabes Makassar, serta Samapta dan Dalmas Polda Sulselbar.

"Ini belum termasuk dua kompi Brimob Polda yang kita siagakan dan tiap saat siap digerakkan jika dibutuhkan," beber Ridwan yang juga mantan Kaden Gegana Brimob Polda Sulselbar.

Hal ini diungkapkan Ridwan saat memimpin konferensi pers mengenai persiapan pengamanan tahapan Pilwakot Makassar.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wisnu Sanjaja mengimbau agar seluruh kandidat agar tidak mengerahkan massa yang banyak mendatangi Gedung PKK.

Pasalnya, KPU Makassar hanya mentolerir 15 pendukung dari masing-masing pasangan untuk masuk ke arena pengundian nomor urut.

Wisnu menambahkan, tiap konsestan harus mengendalikan massanya masing-masing agar tidak terpancing dan terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

"Kita harapkan kegiatan besok berjalan aman dan lancar. Apalagi ini bulan suci Ramadan," pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
KPU Makassar Sebut Dokumen...
KPU Makassar Sebut Dokumen Appi-Rahman Lengkap dan Sah
Pencoblosan di TPS 040...
Pencoblosan di TPS 040 Perumnas Antang Makassar Terapkan Protokol Kesehatan
Tak Dapat Undangan Memilih...
Tak Dapat Undangan Memilih dari KPU? Jangan Risau, Simak Petunjuk Ini
KPU Ajak Warga Kepulauan...
KPU Ajak Warga Kepulauan di Makassar Salurkan Hak Pilih di Pilkada 2020
Dewan Berencana Panggil...
Dewan Berencana Panggil KPU Makassar Bahas Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada
Pj Wali Kota Bersyukur...
Pj Wali Kota Bersyukur Pilwalkot Makassar Berjalan Damai
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved