Dibawa kabur 11 hari, gadis SMP ditiduri

Selasa, 23 Juli 2013 - 17:28 WIB
Dibawa kabur 11 hari,...
Dibawa kabur 11 hari, gadis SMP ditiduri
A A A
Sindonews.com - Ibu mana yang tidak sakit hatinya saat mengetahui anak perempuanya berinisial yang masih di bawah umur telah ditiduri pria dekat anaknya, bernama Bambang (20), warga Sematang Borang Palembang, sebanyak dua kali.

Tidak terima perbuatan pria itu, sang ibu bernama Heny Khornisnyah (39), warga Jalan Bambu Runcing II, Kelurahan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, sekira pukul 11.00 WIB, melaporkan kasus tersebut ke Siaga Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel.

Menurut keterangan ibu korban di hadapan petugas SPKT Polda Sumsel, dia tak menyangka jika pria yang mengajak anaknya keluar berbuka puasa bareng, pada 6 Juli 2013 tersebut, telah merusak hidup anaknya yang masih duduk di bangku SMP.

"Saya dikabari ibu saya di Lahat, bahwa tanggal 6 sore anak saya dijemput dia di rumah (terlapor). Anak saya memang selama ini tinggal sama neneknya di Kabupaten Lahat, tepatnya di Jalan Kapling Blok D, sekalian sekolah di sana," ungkap Heny, kepada wartawan, Selasa (23/7/2013).

Namun setelah ditunggu sampai habis Isya, anaknya tak kunjung pulang. "Ibu saya melapor ke saya, anak saya tidak pulang-pulang. Beberapa hari kemudian pria membawa anak saya datang menemui saya di rumah saya, di Palembang dan bilang hendak melamar anak saya,” tandasnya.

Bahkan, sambung Heny, dia semakin kaget ketika mendengar pria itu mengaku sudah meniduri anaknya sebanyak dua kali saat menginap di Kota Prabumulih dan Lahat. ”Saya langsung emosi sekali dan menayakan dimana anak saya sekarang, pria itu langsung kabur,” katanya.

Tidak terima dengan perbuatan pria yang bekerja sebagai tukang sablon dan pembuat tato itu, Heny akhirnya melaporkan perbuatan melarikan anak gadis orang itu ke SPKT Polda Sumsel. ”Saya ingin dia (terlapor) ditangkap dan diberi hukuman yang berat,” pungkasnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova membenarkan adanya laporan itu dan akan diproses lebih lanjut sesuai prosedur hukum berlaku. ”Sudah masuk dan akan kita proses,” pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
86 Perempuan Diperkosa...
86 Perempuan Diperkosa Setiap Hari di India, Negara Dinilai Melakukan Pembiaran
Miris! Pelaku Pemerkosaan...
Miris! Pelaku Pemerkosaan Tak Ditangkap, Korban Justru Dilaporkan Balik ke Polisi
Gadis 14 Tahun Diperkosa...
Gadis 14 Tahun Diperkosa Dua Orang Pria Secara Bergilir Dalam Mobil
Tak Terima Istrinya...
Tak Terima Istrinya Dirudapaksa, YL Habisi Nyawa Keponakannya
Lihat Istri Tetangga...
Lihat Istri Tetangga Pakai Handuk, Buruh di OKU Nafsu Lakukan Pemerkosaan
Salahkan Pakaian Wanita...
Salahkan Pakaian Wanita atas Meningkatnya Kasus Pemerkosaan, PM Pakistan Dikecam
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
17 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved