Sampah numpuk, UPS Depok dioperasikan serentak
Minggu, 21 Juli 2013 - 21:53 WIB
Sampah numpuk, UPS Depok dioperasikan serentak
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah Unit Pengolahan Sampah (UPS) di Kota Depok mangkrak dan tak beroperasi. Pasalnya, kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung Depok semakin menumpuk.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok Ridwan mengatakan, pihaknya akan mengoperasikan UPS secara serentak pada awal Oktober mendatang.
Dia menambhakan, kalau untuk waktu dekat ini, pihaknya tengah mempersiapkan pengoperasian UPS yang berada di wilayah Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari.
"Saat ini dari 10 UPS yang dibangun pada 2011 dua di antaranya telah beroperasi yakni UPS Krukut dan UI," ujar Ridwan di Depok, Minggu (21/7/2013).
Ia menambahkan, pada prinsipnya pengoperasian UPS akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat. Secara de fakto UPS sudah dibangun, namun pemerintah juga menunggu permintaan dari masyarakat untuk pengoperasiannya.
"Jika masyarakat yang meminta itu jauh lebih baik, karena kami yakin pengolahan sampahnya akan jauh lebih efektif. Kami menargetkan sampai Oktober tahun ini seluruh UPS dapat dioperasikan serentak," paparnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, untuk tahun ini Pemerintah Kota Depok hanya membangun satu unit UPS di Mako Brimob, Kelapadua. Ia juga meminta kepada aparat kelurahan setempat dapat menyiapkan tenaga atau karyawan yang akan dipekerjakan nantinya.
Tidak hanya itu, Ridwan juga mengklaim bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan atas UPS yang rusak karena faktor alam seperti diterpa angin putting beliung beberapa waktu lalu.
"Kami bergerak cepat terhadap UPS yang rusak, dan kini telah diperbaiki semua," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok Ridwan mengatakan, pihaknya akan mengoperasikan UPS secara serentak pada awal Oktober mendatang.
Dia menambhakan, kalau untuk waktu dekat ini, pihaknya tengah mempersiapkan pengoperasian UPS yang berada di wilayah Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari.
"Saat ini dari 10 UPS yang dibangun pada 2011 dua di antaranya telah beroperasi yakni UPS Krukut dan UI," ujar Ridwan di Depok, Minggu (21/7/2013).
Ia menambahkan, pada prinsipnya pengoperasian UPS akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat. Secara de fakto UPS sudah dibangun, namun pemerintah juga menunggu permintaan dari masyarakat untuk pengoperasiannya.
"Jika masyarakat yang meminta itu jauh lebih baik, karena kami yakin pengolahan sampahnya akan jauh lebih efektif. Kami menargetkan sampai Oktober tahun ini seluruh UPS dapat dioperasikan serentak," paparnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, untuk tahun ini Pemerintah Kota Depok hanya membangun satu unit UPS di Mako Brimob, Kelapadua. Ia juga meminta kepada aparat kelurahan setempat dapat menyiapkan tenaga atau karyawan yang akan dipekerjakan nantinya.
Tidak hanya itu, Ridwan juga mengklaim bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan atas UPS yang rusak karena faktor alam seperti diterpa angin putting beliung beberapa waktu lalu.
"Kami bergerak cepat terhadap UPS yang rusak, dan kini telah diperbaiki semua," katanya.
(mhd)