Kapolda Sumatera Utara harus prioritaskan tahanan kabur

Kamis, 18 Juli 2013 - 10:21 WIB
Kapolda Sumatera Utara...
Kapolda Sumatera Utara harus prioritaskan tahanan kabur
A A A
Sindonews.com - Koordinator Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menegaskan kasus kaburnya ratusan narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, merupakan panggung untuk Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol Syarif Gunawan untuk memperlihatkan bahwa Sumatera Utara bisa menjadi wilayah yang aman di bawah pimpinannnya.

"Kasus larinya tahanan dari LP Tanjung Gusta menjadi ujian pertama bagi Kapoldasu yang baru. Publik akan melihat mampu tidak Kapoldasu menangkap semua tahanan yang lari. Mengingat kasus ini sebagai pertaruhan pertamanya, IPW berharap Kapoldasu senantiasa mengawasi kinerja jajarannya dari hari ke hari," kata Neta dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (18/7/2013).

Neta mengatakan bahwa dirinya bisa memaklumi jika sampai saat ini masih banyak narapidana yang belum semuanya ditangkap, karena Kapolda Sumatera Utara masih baru menjabat.

"Kapoldasu harus memerintahkan semua jajarannya berperan aktif dan bekerja keras untuk memburu tahanan lapas Tanjung Gusta yang kabur," katanya.

Menurut Neta, yang harus diprioritaskan dari seluruh narapidana, yang melarikan diri, yakni menangkap para narapidana teroris yang berjumlah empat orang dan sampai saat ini masih berkeliaran di luar Lapas.

"Apalagi menjelang lebaran ini dimana perputaran uang dan perputaran ekonomi begitu tinggi di Kota Medan, yang bukan mustahil akan dimanfaatkan para tahanan yang kabur untuk melancarkan aksi kriminalnya," ungkap Neta.

Neta menilai, jika seluruh napi yang berhasil melarikan diri, ditangkap seluruhnya oleh Kapolda Sumatera Utara, maka hal tersebut akan menjadi prestasi untuk Kapolda baru tersebut.

"Jika Poldasu berhasil menangkap semua tahanan yang kabur, ini menjadi prestasi luar biasa bagi Kapoldasu dan tentunya ia akan mendapat simpati luar biasa dari masyarakat Sumut. Jika tidak, kasus ini akan menjadi catatan hitam bagi perjalanan karirnya ke depan, apalagi jika napi teroris yang kabur malah menebar teror di Medan ataupun di Sumut," tandas Neta.
(rsa)
Berita Terkait
Potret Napi-Napi Cantik...
Potret Napi-Napi Cantik Ikuti Fashion Show di Lapas Bulu Semarang
Bikin Ulah, 9 Napi Asimilasi...
Bikin Ulah, 9 Napi Asimilasi Kembali Dibekuk Polisi
Napi Asimilasi Bikin...
Napi Asimilasi Bikin Ulah, Polisi Bakal Terapkan Tembak di Tempat
5 Napi Teroris Lapas...
5 Napi Teroris Lapas Way Kanan Ucapkan Janji Setia kepada NKRI
1 Napi Teroris di Lapas...
1 Napi Teroris di Lapas Majalengka Ikrar Setia NKRI dan Cium Bendera Merah Putih
Narapidana Kasus Pencabulan...
Narapidana Kasus Pencabulan Nikahi Kekasihnya di Lapas Kediri
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kapolda Jebolan Akpol...
7 Kapolda Jebolan Akpol 1994, Ada Mantan Direktur KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved