Hanya 10 persen PKL yang ber-KTP DKI
Kamis, 18 Juli 2013 - 08:12 WIB
Hanya 10 persen PKL yang ber-KTP DKI
A
A
A
Sindonews.com - Dari ribuan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ternyata hanya sekira 10 persen yang ber-KTP DKI Jakarta. Selebihnya, para PKL tersebut adalah warga pendatang.
Lurah Pasar Minggu, Satia menjelaskan, memang tak mudah untuk mendorong para PKL mau menempati lokasi yang disediakan. Pasalnya, mereka beralasan tidak ada pembeli jika dipindah ke lokasi yang disediakan pemerintah.
"Kami akan tetap apksa mereka untuk mau menempati lokasi PKL, karena bila tidak akan mengganggu arus kendaraan yang melintas," ujarnya ketika ditemui Sindonews, Rabu 17 juli 2013.
Dia membeberkan, saat ini jumlah PKL yang ada di Pasar Minggu mencapai sekira 1.500 pedagang. Hanya 150 PKL yang memiliki KTP DKI Jakarta, selebihnya mereka berasal dari Wonogiri, Solo, Madura, dan Banten.
Tempat relokasi yang disediakan oleh Pemprov untuk PKL di Pasar Minggu berlokasi di Bina UKM di belakang Terminal Pasar Minggu. Kendati begitu, pemerintah tetap akan memprioritaskan PKL yang ber-KTP DKI Jakarta.
Lurah Pasar Minggu, Satia menjelaskan, memang tak mudah untuk mendorong para PKL mau menempati lokasi yang disediakan. Pasalnya, mereka beralasan tidak ada pembeli jika dipindah ke lokasi yang disediakan pemerintah.
"Kami akan tetap apksa mereka untuk mau menempati lokasi PKL, karena bila tidak akan mengganggu arus kendaraan yang melintas," ujarnya ketika ditemui Sindonews, Rabu 17 juli 2013.
Dia membeberkan, saat ini jumlah PKL yang ada di Pasar Minggu mencapai sekira 1.500 pedagang. Hanya 150 PKL yang memiliki KTP DKI Jakarta, selebihnya mereka berasal dari Wonogiri, Solo, Madura, dan Banten.
Tempat relokasi yang disediakan oleh Pemprov untuk PKL di Pasar Minggu berlokasi di Bina UKM di belakang Terminal Pasar Minggu. Kendati begitu, pemerintah tetap akan memprioritaskan PKL yang ber-KTP DKI Jakarta.
(ysw)