Balon independen diduga manipulasi data dukungan

Selasa, 16 Juli 2013 - 06:27 WIB
Balon independen diduga...
Balon independen diduga manipulasi data dukungan
A A A
Sindonews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Magelang menerima laporan terkait dugaan manipulasi data syarat dukungan yang dilakukan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dari jalur independen Handoko-Yudotomo.

Panwaslu kemudian melakukan klarifikasi kepada Handoko. Kemudian, Handoko mendatangi Kantor Panwaslu Kabupaten Magelang, sekira pukul 13.50 WIB, dengan didampingi tiga orang tim suksesnya.

Ketua Panwaslu Kabupaten Magelang Afifudin mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan manipulasi data syarat dukungan tersebut. Dalam laporannya, data syarat dukungan balon independen melibatkan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI.

"Ada tiga orang saksi yang sudah kami mintai keterangan. Dalam hal ini mereka (PNS dan TNI) merasa dilibatkan dalam proses penyerahan data syarat pencalonan independen di KPU setempat. Padahal, mereka tidak merasa memberikan dukungan," katanya, Senin (15/7/2013).

Selanjutnya, pihaknya melakukan pemanggilan terhadap Handoko sebagai terlapor. Dari hasil keterangan, kata dia akan diperoleh nama-nama untuk diklarifikasi Panwaslu.

"Kami memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi permasalahan ini. Dari sini, nantinya akan diketahui di wilayah mana tim suksesnya yang menyerahkan data tersebut. Selain itu, kami minta supaya ada evaluasi di tubuh pasangan independen soal persiapannya mencalonkan diri," lanjutnya.

Klarifikasi ini merupakan langkah preventif Panwaslu. Sehingga, sebelum tanggal 22 Juli nanti saat pendaftaran balon di KPU tidak terjadi pelanggaran serupa.

Affif mengatakan, jika terbukti melakukan pelanggaran. Maka, akan ditindak dan diberikan sanksi sesuai dengan UU 12 tahun 2008 tentang perubahan atas UU 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.

“Sesuai pasal 115 ayat 3, 4, 6, 7, 8 jika pelakunya adalah penyelenggara Pemilu, maka dikenai sanksi maksimal 72 bulan dan denda Rp72 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Balon Bupati Independen Handoko enggan berkomentar atas kehadirannya di Kantor Panwaslu setempat. Dia mengaku hanya melakukan silaturahmi. "Tidak ada apa-apa, hanya silaturahmi saja,” katanya singkat.

Sebelumnya, pasangan balon dari jalur independen Handoko dan Yudotomo, menyerahkan syarat dukungan calon perseorangan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magelang ke KPU Kabupaten Magelang, pada Kamis 27 Juni 2013.

Pasangan balon ini menyerahkan 46.833 suara, dari 38.693 syarat suara dukungan yang ditetapkan KPU.
(san)
Berita Terkait
Partai Perindo dan Relawan...
Partai Perindo dan Relawan Kartini Aman Kolaborasi Dukung UMKM Kuliner Kota Magelang
Relawan Kartini Aman...
Relawan Kartini Aman dan DPD Partai Perindo Kota Magelang Larisi UMKM Kuliner
Daftar Pemilih Kabupaten...
Daftar Pemilih Kabupaten Bandung 8.652 Orang Sudah Meninggal
Debat Pilkada Kota Magelang,...
Debat Pilkada Kota Magelang, Paslon dari Partai Perindo Paparkan Keberhasilan saat Memimpin Kota Magelang
Perluas Wilayah Resonansi...
Perluas Wilayah Resonansi Generasi Milenial, Kementan Jajaki Kabupaten Magelang
DPD Perindo Kabupaten...
DPD Perindo Kabupaten Magelang Buka Pendaftaran Caleg Pemilu 2024
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
24 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
34 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved