Khofifah-Herman dijegal Soekarwo?

Senin, 15 Juli 2013 - 11:12 WIB
Khofifah-Herman dijegal...
Khofifah-Herman dijegal Soekarwo?
A A A
Sindonews.com - Pencoretan nama pasangan Khofifah Indar Parawansa - Herman S Sumawiredja (Berkah) sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim menuai kritikan tajam.

Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Airlangga Pribadi menduga pasangan Berkah ini sengaja dijegal.

Meskipun tak menyebutkan secara langsung siapa yang telah menjegal pasangan Berkah, kandidat PhD Asia Research Center Murdoch University ini mengatakan ada indikasi ketidaksantunan yang dilakukan calon incumbent Soekarwo.

"Ada indikasi proses-proses penjegalan politik terhadap kandidat Khofifah-Herman dengan cara 'pembajakan' dukungan terhadap partai-partai non parlemen Khofifah," pria akrab disapa Angga ini menduga, Senin (15/7/2013).

Menurut Angga, kondisi itu justru akan menunjukan berlangsungnya proses konvensi Presiden Partai Demokrat pun kemungkinan para kontestan yang tidak dekat dengan lingkar inti kekuasan hanya akan jadi "pemanis" saja.

"Kenyataannya internal Partai Demokrat seringkali tidak menjalankan politik santun yang menjadi jargon partainya, seperti dilakukan Soekwaro sebagai Ketua DPD Partai Demokrat dan anggota dewan pembina," tukasnya menuding.

Dan kenyataan sekarang ini, Khofifah-Herman benar-benar telah dicoret oleh KPU sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim maka semakin terang dugaan adanya persekongkolan jahat antara KPU dengan kandidat cagub lainnya.

Angga berpendapat, upaya dan langkah hukum yang akan diambil oleh Khofifah memang sewajarnya segera dilakukan.

Karena sebelumnya, Khofifah sendiri telah menyampaikan ancamannya akan melaporkan KPU ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) jika namanya benar dicoret dari daftar peserta Pilgub Jatim.

Khofifah sendiri mengaku sudah memiliki bukti-bukti yang kuat adanya persekongkolan jahat itu.

Munculnya dukungan ganda juga dianggap bagian dari skenario persekongkolan untuk menghapusnya dari daftar calon peserta Pilgub Jatim yang akan digelar 29 Agustus 2013 mendatang.

Dugaannya, ada kandidat yang takut kalah jika Khofifah maju. Maka dengan segala cara dilakukan untuk menyingkirkan pasangan Khofifah - Herman.
(lns)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
32 menit yang lalu
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
36 menit yang lalu
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
1 jam yang lalu
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
2 jam yang lalu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved