Lagi, KPU Malut jadi sasaran amuk massa

Sabtu, 06 Juli 2013 - 18:14 WIB
Lagi, KPU Malut jadi...
Lagi, KPU Malut jadi sasaran amuk massa
A A A
Sindonews.com - Kantor Komisi Pemelihan Umum (KPU) dan Bawaslu Maluku Utara (Malut) sore ini dirusak massa.

Massa itu merupakan warga yang tak puas dengan hasil Pilkada Malut yang belum lama ini digelar. Mereka menuntut agar Pilkada Malut diulang secara keseluruhan.

Dari pantauan di lokasi Sabtu 6 Juli 2013 rombongan orang datang dengan menggunakan mobil truk dan sepeda motor.

Massa sempat menjebol barikade polisi dan masuk sampai ke dalam halaman kantor KPU.

Lalu mereka mengepung kantor KPU yang berada di Jalan Revolusi kelurahan Muhajerin, Kota Ternate Tengah.

Mereka ini merupakan pendukung lima pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Maluku Utara.

Tak kemudian massa itu mengamuk dan melempari kantor KPU Malut dengan batu. Sembari mengelilingi kantor, massa berusaha fasilitas yang ada di KPU. Polisi sempat kesulitan menghalau aksi anarkis tersebut.

Tidak hanya kantor KPU pendemo juga melempari kantor Bawaslu mengunakan batu, telur busuk dan tomat busuk.

Situasi makin memanas karena Ketua KPU Muliyadi Tutupoho tidak berada di tempat.

Baliho Gubernur Malut Thaib Armayin dan istrinya Suriyati Armayin serta baliho Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie yang terpasang dengan cagub Ahmad Hidayat Mus juga menjadi sasaran amukan massa.

Dalam aksinya pengunjuk rasa mendesak KPU dan Bawaslu untuk mendiskualifikasi peserta pasangan cagub Ahmad Hidayat Mus – Hasan Doa.

Pendemo menilai Pilgub yang digelar sarat money politic seperti yang terjadi di Halmahera Selatan, Halmahera Barat, Morotai dan Ternate.

Selain itu pasangan Ahmad Hidayat Mus – Hasan Doa juga dituding melakukan pelangaran pemalsuan Pemilu dengan memasukan nama gunung dan sungai di pulau Taliabu Kabupaten Kepulauan Sula yang secara tiba-tiba muncul 12 desa dan memiliki 3.775 suara.

Akhirnya aksi itu berhasil didesak mundur oleh puluhan aparat kepolisian. Sejumlah pendemo yang akan diamankan polisi menolak bahkan melawan.
(lns)
Berita Terkait
Husain Alting Sjah:...
Husain Alting Sjah: Pilkada adalah Pertaruhan Menyelamatkan Harkat dan Martabat Rakyat
Relawan Prabowo Dorong...
Relawan Prabowo Dorong Golkar dan Gerindra Usung Sultan Tidore-Aliong
Kampanye di Tidore,...
Kampanye di Tidore, Sultan Husain Singgung Semangat Kepahlawanan Sultan Nuku
Sultan Tidore Ajak Masyarakat...
Sultan Tidore Ajak Masyarakat Maluku Jaga Persatuan di Pilkada 2024
Pilgub Maluku Utara,...
Pilgub Maluku Utara, Asrul Rasyid Ichsan Komitmen Pengembangan Esports
Cagub Maluku Utara Husain...
Cagub Maluku Utara Husain Alting Sjah Ajak Anak Muda Aktif dalam Proses Demokrasi
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
9 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved