Dengan helikopter, Polda Malut sebar selebaran pilgub damai
Minggu, 30 Juni 2013 - 19:24 WIB
Dengan helikopter, Polda Malut sebar selebaran pilgub damai
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) memanfaatkan masa tenang menjelang pemungutan suara pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur pada 1 Juli 2013 besok dengan menyebar selebaran berisi ajakan pilkada damai melalui helikopter.
“Kami menyebar 10.000 selebaran berisi pesan pilkada damai melalui helikopter di sembilan Kabupaten/Kota se Malut seperti di Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Pulau Morotai, dan Kabupaten Kepulauan Sula” kata Kapolda Malut, Brigjen Pol Machfud Arifin, Minggu (30/06/2013).
Di dalam selebaran itu, bertuliskan ajakan kepada masyarakat untuk mendukung terselenggaranya pilkada damai, menjaga persatuan dan kesatuan, tidak takut pada intimidasi untuk memilih pasangan cagub/cawagub. Selain itu, menolak pemberian uang dan menolak pasangan tertentu.
Machfud mengharapkan, selebaran tersebut bisa menjadi salah satu motivasi bagi masyarakat dan berbagai pihak lainnya untuk menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan konflik.
“Saya juga mengintruksikan anggota agar menindak siapa saja yang ingin membuat kekacauan dan membuat pelangaran di Pilgub Malut,” tambahnya.
“Kami menyebar 10.000 selebaran berisi pesan pilkada damai melalui helikopter di sembilan Kabupaten/Kota se Malut seperti di Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Pulau Morotai, dan Kabupaten Kepulauan Sula” kata Kapolda Malut, Brigjen Pol Machfud Arifin, Minggu (30/06/2013).
Di dalam selebaran itu, bertuliskan ajakan kepada masyarakat untuk mendukung terselenggaranya pilkada damai, menjaga persatuan dan kesatuan, tidak takut pada intimidasi untuk memilih pasangan cagub/cawagub. Selain itu, menolak pemberian uang dan menolak pasangan tertentu.
Machfud mengharapkan, selebaran tersebut bisa menjadi salah satu motivasi bagi masyarakat dan berbagai pihak lainnya untuk menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan konflik.
“Saya juga mengintruksikan anggota agar menindak siapa saja yang ingin membuat kekacauan dan membuat pelangaran di Pilgub Malut,” tambahnya.
(rsa)