Sumur warga kering, perusahaan air kemasan diprotes

Rabu, 26 Juni 2013 - 19:06 WIB
Sumur warga kering,...
Sumur warga kering, perusahaan air kemasan diprotes
A A A
Sindonews.com - Puluhan warga Kampung Bendungan, Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong, Kota Depok memprotes aktivitas perusahaan air minum kemasan di wilayahnya. Warga mengaku, sumur mereka kering tak alam setelah perusahan tersebut beroperasi.

"Sumur kami sudah tiga bulan ini mengalami kekeringan. Ini kejadian yang tidak biasa. Kami sudah memaksa perusahaan menutup sumur itu, tapi mereka menolak. Makanya kami mengadu ke DPRD," kata Surtawi salah satu warga di Gedung DPRD Depok, Rabu (26/6/2013).

Sartawi mengakui, warga memberikan izin pengoperasian perusahaan di wilayah mereka karena izin awalnya hanya usaha kemasan air minum. Artinya, air diambil dari wilayah luar bukan dari air tanah Kampung Bendungan.

"Makanya kita langsung tanda tangan. Kalau tahu akan seperti ini kita tidak akan memberikan tanda tangan. Pasti kita tolak," jelasnya.

Pernyataan senada dilontarkan warga lainnya, Maidah (60). Perusahaan tersebut memiliki tiga titik sumur, setiap sumur memiliki kedalaman 100 meter sampai 150 meter. Sumur itu lah yang menjadi penyebab keringnya sumur warga.

"Kita minta DPRD menindak tegas perbuatan mereka. Kalau perlu izin usaha mereka dicabut, karena kan izinya bukan untuk pengelolaan air tanah, hanya membuat air kemasan," tukasnya.

Lurah Cilodong, Slamet membenarkan ada beberapa rumah di lingkungan Kampung Bendungan yang lokasinya tidak jauh dari perusahaan mengalami kekeringan. Namun, ia belum dapat memastikan apakah kekeringan di sumur warga berkorelasi dengan tiga sumur milik perusahaan.

"Kita belum tahu pasti. Tapi kabarnya rumah warga yang jaraknya 40 meter dari perusahaan sudah mengalami kekeringan. Nanti kita cek apakah benar dugaan warga," katanya.

Ketua Komisi C, Enty Sukarti memastikan perusahaan telah melakukan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok, No.9 tahun 2002 tentang pemanfaatan air tanah, dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup. Sebab, perusahaan tersebut tidak memiliki izin pengelolaan air tanah.

Sementara pihak perusahaan membantah kalau ketiga sumur miliknya itu menjadi penyebab keringnya sumur warga. Pasalnya, keberadaan sumur mereka berada di kedalaman 100 meter, sementara sumur warga berada di atasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
6 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
7 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
7 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
8 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
8 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
9 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved