Penembakan di Ternate, DPR akan panggil Kapolri

Senin, 24 Juni 2013 - 13:21 WIB
Penembakan di Ternate,...
Penembakan di Ternate, DPR akan panggil Kapolri
A A A
Sindonews.com - Penembakan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap enam mahasiswa dan satu wartawan saat demo menolak kenaikan harga BBM di Ternate Maluku Utara (Malut) ditanggapi serius oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah.

Saat hadir untuk meramaikan kampanye Pilgub Malut, Fahri mengatakan, kepolisian seharusnya mempunyai keahlian dan pandai berbicara serta membaca gejolak, bukan senjata yang berbicara.

"Sebagai masyarakat yang beradab Polisi dituntut untuk bisa lebih berkomunikasi, karena sebuah bentuk pembicaraan yang menggunakan senjata bukan sebuah masyarakat yang beradab, dan keahlian berbicara ini yang harus terus menerus ditingkatkan," ujar Fahri di Malut, Senin (24/6/2013).

Anggota Komisi III DPR RI ini memang tidak menampik dengan kondisi di lapangan dimana para demonstrasi juga berbuat yang berlebihan, namun menurutnya, bukan berarti bentuk penanganan yang dilakukan harus menggunakan kekerasan dalam bentuk penembakan.

“Saya itu selalu mengingatkan polisi, agar tidak selalu melakukan sesuatu yang mengakibatkan masyarakat memiliki gambaran polisi itu salah. Tetapi kenyataannya tidak demikian, dan terkait penembakan apabila menggunakan peluru tajam Kapolda Malut Brigjen Pol Machfud Arifin berada dalam posisi yang sangat rawan”,t egasnya.

Fahri juga berjanji akan memanggil Kapolri Jenderal Timur Pradopo untuk dimintai pertanggungjawabannya terkait kasus ini.
"Saya juga berharap ada sebuah lembaga untuk mengawal dan meneruskan kasus ini kepada kami, atau paling tidak mengumpulkan bukti bukti," harap Fahri.

Fahri mengaku sudah melihat secara langsung tiga orang korban yang terbaring lemas di ruangan instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Chasan Bisorie.

Mereka merupakan mahasiswa yang menjadi korban kebrutalan polisi yang jatuh dalam aksi unjuk rasa.

"Tidak seharusnya polisi mengunakan senjata mematikan untuk membubarkan pendemo yang tidak melakukan tindakan anarkis apapun," tukasnya.

"Akibat penembakan yang dilakukan aparat dalam aksi unjuk rasa ini, saya secara pribadi maupun sebagai anggota Komisi III DPR RI mengecam tindakan tersebut," tambahanya.

Kehadiran Fahri sendiri di Ternate ini dalam rangka kunjungan ikut meramaikan kampanye Pilgub Malut.
(lns)
Berita Terkait
Demo Serentak Mahasiswa...
Demo Serentak Mahasiswa Se-Indonesia di Palembang Diwarnai Kericuhan
Aksi Demo Mahasiswa...
Aksi Demo Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’ di Patung Kuda
Demo Indonesia Gelap,...
Demo Indonesia Gelap, Pakar Hukum: Bentuk Ekspresi Pesimisme Masyarakat Ubah Jadi Optimisme
Mahasiswa Demo DPR:...
Mahasiswa Demo DPR: Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat
Demo Mahasiswa Uhamka...
Demo Mahasiswa Uhamka di Sudirman Diwarnai Saling Dorong dengan Polisi
Demo Indonesia Gelap...
Demo Indonesia Gelap di Patung Kuda, Ribuan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
6 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved