BPN Kota Tangerang bagikan 1.388 sertifikat gratis

Jum'at, 21 Juni 2013 - 11:00 WIB
BPN Kota Tangerang bagikan...
BPN Kota Tangerang bagikan 1.388 sertifikat gratis
A A A
Sindonews.com - Kantor Pertanahan (BPN) Kota Tangerang, menyerahkan sebanyak 1.388 sertifikat gratis, hasil program nasional agraria (Prona) tahap I, kepada pemilik tanah dari delapan kelurahan, di enam kecamatan, di Kota Tangerang.

Selain memberikan 1.388 sertifikat Prona, Kantor Pertanahan Kota Tangerang, juga menyerahkan sertifikat kepada 73 UKM di Kelurahan Cipadu Jaya. Dilakukan juga penyerahan 185 sertifikat, bagi instansi pemerintah, termasuk 172 fasos fasum yang di dalamnya mencakup posyandu.

"Secara keseluruhan, di tahun 2013 ini, BPN Kota Tangerang, akan menyelesaikan 2.192 sertifikat tanah hasil Prona. Dengan demikian, masih ada 804 sertifikat tanah Prona yang akan diserahkan pada tahap II, September mendatang," kata Ali Pulungan, Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Jumat (21/6/2013).

Di tahap pertama, Ali menuturkan, BPN menuntaskan sertifikat Prona untuk wilayah Kreo, Kecamatan Larangan, Petir, Kecamatan Cipondoh, Cipadu, Kecamatan Larangan, Belendung, Kecamatan Benda, Periuk, Kecamatan Periuk, Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, dan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug.

Saat ditanya apa saja yang menjadi kegiatan Prona, Ali menjelaskan, Prona meliputi penyuluhan, pengumpulan data yuridis, pengukuran bidang tanah, pemeriksaan tanah, penerbitan SK Hak, dan Penerbitan sertifikat.

"Seluruh kegiatan tersebut dibiayai negara. Sementara biaya penyiapan berkas seperti materai, patok batas, pajak penghasilan dikenai biaya sesuai ketentuan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kantor Pertanahan Wilayah Banten Tri Sumedyo Slamet mengungkapkan, pada tahun 2013 ini, terdapat 24.500 bidang tanah harus tuntas mendapatkan sertifikasi Prona, di seluruh wilayah Banten.

Andi Asrori salah seorang warga Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, yang menjadi salah satu penerima sertifikat Prona mengaku, senang tanahnya seluas 110 meter kini telah mendapatkan sertifikat hak milik. Sebelumnya, dia hanya memiliki akta jual beli dari pembelian tanah pada tahun 2008 lalu.

“Lega rasanya sudah memiliki sertifikat, apalagi semua biaya ditanggung negara, dan prosesnya juga tidak berbelit-belit," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Debat Cawapres, Gibran:...
Debat Cawapres, Gibran: Program Reforma Agraria Akan Kita Lanjutkan
Konflik Lahan Masih...
Konflik Lahan Masih Tinggi, Program Reforma Agraria Tak Berjalan Optimal
Wamen ATR/BPN Ingatkan...
Wamen ATR/BPN Ingatkan Jajaran Reforma Agraria Program Prioritas Presiden
Komitmen Jokowi Tuntaskan...
Komitmen Jokowi Tuntaskan Konflik Agraria Diakui Manfaatnya oleh Masyarakat
Audiensi DPR–KPA,...
Audiensi DPR–KPA, Dorong Percepatan Reforma Agraria
Kemenag Soroti Konflik...
Kemenag Soroti Konflik Agraria di Vihara Amurva Bhumi Jaksel
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
9 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
9 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
10 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
11 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
11 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
11 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved