Keluarga Ruben datangi Mabes Polri & Kejagung besok

Senin, 17 Juni 2013 - 16:55 WIB
Keluarga Ruben datangi...
Keluarga Ruben datangi Mabes Polri & Kejagung besok
A A A
Sindonews.com - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak kekerasan (Kontras) bakal mengantarkan anggota keluarga Ruben Pata Sambo (72), Yulani Anni, putri bungsu Ruben, dan Andreas Nurmandala, pendamping rohani Ruben, ke mabes Polri dan Kejaksaan Agung, di Jakarta, Selasa (18/06/2013) besok.

Menurut Andreas, mereka akan mendatangi Mabes Polri dan Kejaksaan Agung untuk memperjuangkan pembatalan eksekusi mati serta pengusutan dugaan rekayasa kasus dan dugaan adanya kekerasan yang dilakukan kepolisian Polres Makale Tana Toraja saat melakukan penyidikan terhadap Ruben Pata Sambo dan Markus Pata Sambo.

Keberangaktan mereka ini difasilitasi oleh Kontras. Mereka berencana berangkat melalui Surabaya, pada Selasa sore. "Kami juga bawa seluruh berkas terkait kasus yang menimpa Rubend an anak-anaknya," kata Andreas, Senin (17/06/2013).

Berkas yang dibawa, kata Andreas, termasuk surat pernyataan Agustinus Pata tentang pengakuannya sebagai pelaku sesungguhnya dan pencabutan kesaksiannya tentang keterlibatan Ruben Pata Sambo dan Markus Pata Sambo,
"Permintaan kami adalah agar Ruben dibebaskan dan dipulihkan nama baiknya," kata Andreas melanjutkan.

Koordinator Kontras Jawa Timur, Andy Arif menambahkan, Kontras ekan mendampingi mereka ke beberapa tempat, seperti Kejagung, Mahkamah Agung, dan Mabes Polri.

Salah satu tujuannya, ujar Andy, adalah investigasi berlanjut tentang dugaan rekayasa kasus serta penggunaan kekerasan pada Ruben seperti yang diakui Ruben dalam berkas pengakuannya. Ia berharap, hasil pertemaun ini akan menentukan arah advokasi yang akan ditempuh selanjutnya.

"Mabes Polri menjadi kunci penting mengingat seluruh proses berawal dari penyidikan di kepolisian kemudian berlanjut ke pengadilan terkait adanya dugaan pengadilan sesat,“ ujar Andy.
(rsa)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
2 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
3 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
6 jam yang lalu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved