Ini kronologis kayu gelondongan berada di laut
Jum'at, 14 Juni 2013 - 16:07 WIB
Ini kronologis kayu gelondongan berada di laut
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah nelayan di Kabupaten Jember, Jawa Tengah yang sedang melaut dikejutkan dengan ribuan kubik kayu gelondongan jenis meranti yang terapung-apung. Belakangan diketahui kalau kayu tersebut milik salahsatu perusahaan kayu yang tercecer.
Kasatpolair Polres Jepara AKP Sama'i, adanya temuan ribuan kubik kayu gelendongan di tengah laut langsung diselidiki. Beberapa kayu gelondongan sudah berhasil dibawa nelayan ke pantai dan langsung diamankan.
"Kita juga akan menyisir lagi kawasan pesisir Bondo, Mlonggo dan Kembang. Informasinya ada juga nelayan setempat yang menemukan kayu gelondongan itu," ujar Kasatpolair Polres Jepara AKP Sama'i, Jumat (14/6/2013).
Usut punya usut, ternyata kayu gelondongan yang terapung di laut tersebut milik PT Bunga Cindo, Semarang. Hal ini diketahui setelah pemilik PT Bunga Cindo, Alian melapor ke Polda Jateng.
Kayu tersebut awalnya diangkut dari Kalimantan tujuan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dengan menggunakan kapal tongkang "Victoria" dan ditarik dengan tugboat "Muara 89" pada Rabu 12 Juni 2013, kapal tongkang tersebut sampai di tengah laut antara Perairan Jepara dan Karimunjawa.
Sayangnya, saat itu cuaca buruk melanda wilayah perairan tersebut. Meski begitu, kapal tongkang yang bermuatan sekitar 1.500 kubik atau 500 batang kayu gelondongan bernilai miliaran rupiah tersebut tetap melaju ke arah Semarang.
Kondisi ini membuat lambung tongkang bocor karena terombang ambing gelombang di tengah laut. Karena bocor dan besarnya ombak, tongkang tersebut berjalan miring. Akibatnya muatan kayu itu pun lepas dan terapung di tengah laut.
"Saat ini kapal tongkang sudah berada di Perairan Semarang. Namun kayu yang masih tersisa di dalam tongkang sekira 30 persen saja. Sisanya terapung di laut," tuturnya.
Terkait temuan ini, kata Sama"i pihaknya akan memfasilitasi pertemuan antara pemilik dengan para nelayan yang menemukan kayu tersebut. Sama"i berharap lewat pertemuan tersebut akan muncul solusi yang bisa diterima kedua belah pihak.
"Doakan saja semua kayu gelondongan bisa segera ditemukan," harapnya.
Kasatpolair Polres Jepara AKP Sama'i, adanya temuan ribuan kubik kayu gelendongan di tengah laut langsung diselidiki. Beberapa kayu gelondongan sudah berhasil dibawa nelayan ke pantai dan langsung diamankan.
"Kita juga akan menyisir lagi kawasan pesisir Bondo, Mlonggo dan Kembang. Informasinya ada juga nelayan setempat yang menemukan kayu gelondongan itu," ujar Kasatpolair Polres Jepara AKP Sama'i, Jumat (14/6/2013).
Usut punya usut, ternyata kayu gelondongan yang terapung di laut tersebut milik PT Bunga Cindo, Semarang. Hal ini diketahui setelah pemilik PT Bunga Cindo, Alian melapor ke Polda Jateng.
Kayu tersebut awalnya diangkut dari Kalimantan tujuan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dengan menggunakan kapal tongkang "Victoria" dan ditarik dengan tugboat "Muara 89" pada Rabu 12 Juni 2013, kapal tongkang tersebut sampai di tengah laut antara Perairan Jepara dan Karimunjawa.
Sayangnya, saat itu cuaca buruk melanda wilayah perairan tersebut. Meski begitu, kapal tongkang yang bermuatan sekitar 1.500 kubik atau 500 batang kayu gelondongan bernilai miliaran rupiah tersebut tetap melaju ke arah Semarang.
Kondisi ini membuat lambung tongkang bocor karena terombang ambing gelombang di tengah laut. Karena bocor dan besarnya ombak, tongkang tersebut berjalan miring. Akibatnya muatan kayu itu pun lepas dan terapung di tengah laut.
"Saat ini kapal tongkang sudah berada di Perairan Semarang. Namun kayu yang masih tersisa di dalam tongkang sekira 30 persen saja. Sisanya terapung di laut," tuturnya.
Terkait temuan ini, kata Sama"i pihaknya akan memfasilitasi pertemuan antara pemilik dengan para nelayan yang menemukan kayu tersebut. Sama"i berharap lewat pertemuan tersebut akan muncul solusi yang bisa diterima kedua belah pihak.
"Doakan saja semua kayu gelondongan bisa segera ditemukan," harapnya.
(ysw)