FPI buat puisi untuk koruptor

Kamis, 13 Juni 2013 - 14:05 WIB
FPI buat puisi untuk...
FPI buat puisi untuk koruptor
A A A
Sindonews.com - Front Pembela Islam (FPI) menyebut korupsi akar dari kemiskinan dan kesengsaraan rakyat. Tak berhenti di situ, kesengsaraan rakyat akan ditambah dengan menaiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berdampak pada naiknya harga sembako dan transportasi.

Ketua Umum FPI Al-Habib Rizieq Syihab membuat puisi bagi para koruptor dan menanggapi rencana kenaikan harga BBM. Puisi tersebut kemudian disebarkan ke seluruh anggota FPI di daerah, salah satunya Ketua FPI Depok Habib Idrus Al Gadri.

Berikut puisi FPI yang berjudul "Qashidah Anti Korupsi"

Shalli wa sallim daa-iman 'alahmada (2x)
Wal aali wal ash-haabi man qad wahhada (2x)

Islam agama yang bersih lagi suci
Ummatnya dilarang berbuat mencuri
Apalagi korupsi, lebih jahat lagi
Ayo kita bangkit membasmi korupsi

Bagaimana Indonesia diberkahi?
Kalau pejabatnya banyak yang korupsi
Memberantasnya pun hanya pilih-pilih
Ayo kita bangkit membasmi korupsi

Negeri RI bangkrut bukan sebab subsidi
Bukan juga karena luasnya negeri
Tapi negri bangkrut lantaran korupsi
Ayo kita bangkit membasmi korupsi

Rakyat banyak melarat akibat korupsi
Sekolah jadi mahal akibat korupsi
Rumah Sakit antri akibat korupsi
Ayo kita bangkit membasmi korupsi

Ma'siat merajalela akibat korupsi
Preman dimana-mana akibat korupsi
Rakyat diadu domba akibat korupsi
Ayo kita bangkit membasmi korupsi

Miskin makin miskin akibat korupsi
Bangkrut makin bangkrut akibat korupsi
Rusak makin rusak akibat korupsi
Ayo kita bangkit membasmi korupsi.
(san)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
1 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
11 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
12 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
12 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
13 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
15 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved