Jalan Provinsi Makale-Bittuang putus tertimbun longsor

Minggu, 09 Juni 2013 - 21:00 WIB
Jalan Provinsi Makale-Bittuang...
Jalan Provinsi Makale-Bittuang putus tertimbun longsor
A A A
Sindonews.com - Jalan provinsi yang menghubungkan Makale, Ibu Kota Kabupaten Tana Toraja, dengan Ibu Kota Kecamatan Bittuang tepatnya di desa Le’te Kecamatan Bittuang putus total tertimbun longsor akibat hujan deras.

Informasi yang diperoleh, sedikitnya terdapat dua titik longsor yang menutupi badan jalan provinsi di Desa Le’te. Jarak titik longsor yang satu dengan titik longsor lainnya sekitar 100 meter.

Akibat longsor, kendaraan dari arah Makale menuju Ibu Kota Bittuang atau sebaliknya tidak bisa melewati badan jalan, yang tertimbun material tanah bercampur pasir.

“Hingga kini, puluhan kendaraan masih tertahan karena tidak bisa melewati badan jalan yang tertimbun longsor. Ketinggian longsor yang ada di badan jalan sekitar satu meter,” kata Alharis (39) salah satu warga Kecamatan Bittuang, Minggu (9/6/2013).

Alharis mengatakan, jalan provinsi yang menghubungkan Kota Makale dengan Ibu Kota Kecamatan Bittuang, seringkali dilanda longsor jika hujan deras turun. Dua titik longsor di Desa Le’te disebabkan tanah bercampur pasir yang berasal dari tebing tidak mampu menahan volume air.

Hingga meluncur dan menimbun badan jalan. Puluhan masyarakat desa bergotong-royong berupaya membersihkan material longsor dari badan jalan mengalami kesulitan, karena hanya peralatan seadanya.

Padahal, jika pembersihan material longsor dari badan jalan menggunakan alat berat tidak akan membutuhkan waktu lama. Jika longsor poros Makale-Bittuang tidak segera ditangani, bisa mengganggu arus barang, kendaraan dan manusia ke kecamatan Bittuang dan kecamatan Masanda.

Pasalnya, poros jalan yang putus itu merupakan satu-satunya akses transportasi dan perekonomian masyarakat Bittuang dan Masanda menuju Makale. Poros Makale-Bittuang juga menghubungkan kabupaten Tana Toraja dengan kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat.

“Kami berharap, pemerintah segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor dari badan jalan. Sehingga akses transportasi bisa kembali normal,” kata Alharis yang juga penggiat LSM Lembaga Pemantau Percepatan Pembangunan (LP3) Toraja.
(stb)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
1 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
3 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
5 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
6 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
8 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
8 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved