Warga Titian Indah galang dana untuk Ratim
Sabtu, 01 Juni 2013 - 21:47 WIB
Warga Titian Indah galang dana untuk Ratim
A
A
A
Sindonews.com - Rasa empati dan bela sungkawa tak hanya berdatangan terhadap keluarga Tito Refra Kei, tetapi juga kepada Ratim (70) pemilik warung kopi yang ikut menjadi korban tewas penembakan misterius.
Para warga Jalan Titian RT 03/11, Kali Baru, Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengumpulkan sejumlah uang bagi pria paruh baya yang akrab disapa Aki itu. Uang hasil swadaya warga, rencananya akan diberikan kepada keluarga Aki sebagai uang membantu biaya perjalanan jenazahnya yang dibawa ke Kuningan, Jawa Barat.
Pantauan Sindonews, bantuan sejumlah uang warga itu dikumpulkan warga di sebuah kardus bekas air mineral yang telah dilubangi bagian atasnya dan diletakkan di depan rumah salah seorang warga setempat.
Asih (35), warga sekitar menuturkan, bantuan uang ini dikumpulkan atas inisiatif warga yang perihatin dengan pihak keluarga pemilik warung yang mengalami nasib nahas tersebut. Terlebih, korban dikenal sebagai sosok yang ramah dan dekat dengan warga.
"Kita-kita memang dekat sama Aki, karena dia orangnya baik. Kalau warga ngutang selalu dibolehin," katanya saat ditemui di lokasi, Sabtu (1/5/2013).
Pria asal Kuningan, Jawa Barat, itu telah membuka warung rokok di lingkungan Perumahan Titian Indah sekira 30 tahun. Sehari-harinya, korban tinggal bersama anaknya yang bernama Popon. Sementara keempat anaknya menetap di kampung halamannya.
"Saat kejadian, Aki memang lagi ditemenin sama anaknya yang bungsu bernama Popon," ujarnya.
Menurutnya, awal Juni nanti, Aki berencana pulang ke kampung halamannya untuk bergantian berjualan dengan anaknya yang lain. "Aplusannya setiap tiga bulan," imbuh Asih.
Sementara warung rokok yang menjual kopi milik Ratim telah diberi garis polisi dengan kondisi tertutup serta dijaga personel kepolisian.
Para warga Jalan Titian RT 03/11, Kali Baru, Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengumpulkan sejumlah uang bagi pria paruh baya yang akrab disapa Aki itu. Uang hasil swadaya warga, rencananya akan diberikan kepada keluarga Aki sebagai uang membantu biaya perjalanan jenazahnya yang dibawa ke Kuningan, Jawa Barat.
Pantauan Sindonews, bantuan sejumlah uang warga itu dikumpulkan warga di sebuah kardus bekas air mineral yang telah dilubangi bagian atasnya dan diletakkan di depan rumah salah seorang warga setempat.
Asih (35), warga sekitar menuturkan, bantuan uang ini dikumpulkan atas inisiatif warga yang perihatin dengan pihak keluarga pemilik warung yang mengalami nasib nahas tersebut. Terlebih, korban dikenal sebagai sosok yang ramah dan dekat dengan warga.
"Kita-kita memang dekat sama Aki, karena dia orangnya baik. Kalau warga ngutang selalu dibolehin," katanya saat ditemui di lokasi, Sabtu (1/5/2013).
Pria asal Kuningan, Jawa Barat, itu telah membuka warung rokok di lingkungan Perumahan Titian Indah sekira 30 tahun. Sehari-harinya, korban tinggal bersama anaknya yang bernama Popon. Sementara keempat anaknya menetap di kampung halamannya.
"Saat kejadian, Aki memang lagi ditemenin sama anaknya yang bungsu bernama Popon," ujarnya.
Menurutnya, awal Juni nanti, Aki berencana pulang ke kampung halamannya untuk bergantian berjualan dengan anaknya yang lain. "Aplusannya setiap tiga bulan," imbuh Asih.
Sementara warung rokok yang menjual kopi milik Ratim telah diberi garis polisi dengan kondisi tertutup serta dijaga personel kepolisian.
(hyk)