Wali Kota larang pengangguran tinggal di Depok

Rabu, 29 Mei 2013 - 19:54 WIB
Wali Kota larang pengangguran...
Wali Kota larang pengangguran tinggal di Depok
A A A
Sindonews.com - Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail meminta agar pendatang baru yang tidak mempunyai pekerjaan tidak tinggal di Kota Depok. Sebab kehadiran mereka di Depok, hanya akan menambah beban Pemerintah pemerintah. Saat ini, angka migrasi per tahun di Depok, telah mencapai 5 persen dari jumlah penduduk.

"Warga yang bukan Depok, sebaiknya jika tinggal di Depok sudah punya pekerjaan. Jika tidak jangan nongkrong di Depok. Jangan modal nekat. Jalan macet jadi tempat cari duit," ujar Nur Mahmudi saat membuka Job Fair 2013, di Depok Trade Center (DTC), Rabu (29/5/2013).

Menurut Nur Mahmudi, banyaknya warga luar Depok, dan tinggal di Depok menyebabkan tingginya angka pengangguran. Saat ini tercatat 86.387 orang jumlah pengangguran di Kota Depok.

"Jumlah lulusan di Depok 815.062 orang. Namun yang tidak terserap sebanyak 86.637 orang. Jika semua lulusan terserap, maka PDRB Kota Depok bisa tinggi. Kami berharap warga yang datang ke Depok turut berkontribusi," paparnya.

Dia berharap, dalam Job Fair tidak ada orang ketiga yang memanfaatkan jasa orang untuk bekerja di perusahaan lain. Salah satu upaya untuk membuka lapangan pekerjaan di Depok, dengan mengembangkan Depok, bagian barat. Karena itu Tol Depok-Antasari segera dibangun, dan ditargetkan rampung pembebasan lahannya, pada 2014.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat Widyatmoko menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan suatu kegembiraan dan kesedihan. Kegembiraannya adalah bursa kerja direspon positif oleh para pencari kerja sehingga mereka berdatangan ke lokasi. Kesedihannya adalah ternyata masih banyak orang yang belum bekerja.

"Bursa kerja merupakan peluang informasi yang bisa benar-benar dimanfaatkan. Data Satkernas, kebanyakan para pencari kerja ada dilevel menengah, yaitu tingkat SMA dan SMK sederajat. Untuk itu, diharapkan para perusahaan harus menyediakan kualifikasi yang sesuai," tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
THR ASN Kota Depok Sudah...
THR ASN Kota Depok Sudah Dicairkan 100%
Berita Terkini
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
24 menit yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
52 menit yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
1 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
3 jam yang lalu
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
5 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved