Pembayaran korban lumpur Lapindo kemungkinan molor

Selasa, 28 Mei 2013 - 17:39 WIB
Pembayaran korban lumpur...
Pembayaran korban lumpur Lapindo kemungkinan molor
A A A
Sindonews.com - Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mendesak agar akhir Mei 2013 ini Lapindo Brantas Inc melunasi pembayaran korban lumpur. Namun kenyataannya, PT Minarak Lapindo Jaya yang mengurus ganti rugi hanya memiliki dana Rp100-150 miliar.

Saiful Ilah berharap agar Lapindo melalui anak perusahaannya PT Minarak Lapindo Jaya (Minarak) segera menuntaskan pembayaran aga tidak ada gejolak lagi.

"Saya akan berupaya agar Minarak segera melunasi pembayaran aset milik korban lumpur," ujarnya kepada korban lumpur yang ada diatas tanggul, Selasa (28/5/2013).

Ketika ditanya, jika Lapindo tak segera melunasi pembayaran, Saiful Ilah mengaku pihaknya mengupayakan agar ada penyelesaian dari pemerintah pusat. Sebab, jika pelunasan pembayaran aset korban lumpur tak kunjung selesai akan terus timbul gejolak.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Minarak Lapindo Jaya Andi Darussalam Tabusala, saat dikonfirmasi terkait masalah ini mengaku pihaknya kini ada dana antara Rp 100-150 miliar. Dana sebesar itu akan dibagikan untuk sebanyak 3.348 berkas, sehingga ada berkas yang nantinya bisa dilunasi.

Andi menarget pembayaran jual beli aset warga korban lumpur akan tuntas November 2013. Hal ini sesuai hasil pembicaraan Gubernur Jatim Soekarwo dengan Nirwan Bakrie, yang mengaku akan melunasi pembayaran November nanti.

"Jadi dana sekitar Rp 150 miliar itu akan segera kita bayarkan ," jelasnya.

Andi Darussalam juga menyampaikan minta maaf kepada warga korban lumpur karena sampai saat ini pembayaran jual beli aset mereka belum tuntas.

Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembayaran. Apalagi, setelah ada pembicaraan Nirwan Bakrie selaku juru bicara keluarga Bakrie dengan Gubernur Jatim Soekarwo, dia optimis pelunasan pembayaran jual beli aset korban lumpur akan tuntas November tahun ini.

Saat ini keluarga Bakrie sudah mengeluarkan dana sekitar Rp 8 triliun untuk penanganan lumpur dan pembayaran jual beli aset warga korban lumpur. Dengan rincian, untuk penanganan semburan lumpur 5 triliun dan untuk pembayaran jual beli aset korban lumpur sekitar Rp 3 triliun.
(ysw)
Berita Terkait
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo Gemparkan Warga Demak
Pantang Menyerah, Sri...
Pantang Menyerah, Sri Mulyani Terus Tagih Utang Lapindo
15 Tahun Lumpur Lapindo,...
15 Tahun Lumpur Lapindo, 234 Berkas Ganti Rugi Senilai Rp100 Miliar Tak Kunjung Tuntas
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo di Perbatasan NTT-Timor Leste Viral di Medsos, Warga Panik
Utang Lapindo Terus...
Utang Lapindo Terus Menggunung, Pemerintah Didesak untuk Menagihnya
Pantang Menyerah, Kemenkeu...
Pantang Menyerah, Kemenkeu Kejar Terus Utang Lapindo
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
56 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
7 Artis Jadi Korban...
7 Artis Jadi Korban Kebakaran Los Angeles, Dalyce Curry Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved