Mahasiswa UMI peringati Amarah, Makassar nyaris lumpuh

Rabu, 24 April 2013 - 19:19 WIB
Mahasiswa UMI peringati...
Mahasiswa UMI peringati Amarah, Makassar nyaris lumpuh
A A A
Sindonews.com - Ratusan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) turun ke jalan memperingati tragedi April Makassar Berdarah (Amarah) yang terjadi 17 tahun lalu, sepanjang pagi hingga siang Rabu (24/4).

Aksi ini dimulai dengan berkumpul di Jalan Urip Sumohardjo, tepat di depan Kampus UMI Makassar. Selain memblokir jalan, mereka juga membakar sejumlah ban bekas sebagai bentuk pengutukan atas tewasnya tiga mahasiswa akibat penyerangan yang dilakukan aparat.

Peringatan tragedi berdarah tersebut kemudian dilanjutkan dengan melakukan konvoi ke tempat dimakamkannya tiga mahasiswa UMI yang meninggal dunia pada tahun 1996 silam.

Masing-masing di Pekuburan Islam Panaikang Jalan Urip Sumohardjo dan Pekuburan Kompleks RS Dadi Jalan Lanto Daeng Pasewang Makassar.

Dari pantauan Sindo, aksi blokir jalan dan konvoi yang dilakukan ratusan mahasiswa tersebut nyaris melumpuhkan arus lalu lintas di Kota Makassar.

Kemacetan panjang terjadi di sepanjang Jalan Urip Sumohardjo, Jalan AP Pettarani, Jalan Bawakaraeng, Jalan Jenderal Sudirman, Ratulangi, dan di sekitar Jalan Lanto Daeng Pasewang.

Dalam aksinya itu, mereka kembali menuntut keadilan terhadap tewasnya tiga rekannya di Kampus UMI tahun 1996 lalu. Peringatan Amarah ini mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Sebelumnya, pihak rektorat UMI telah mengeluarkan peringatan kepada mahasiswanya untuk tidak menggelar konvoi dan blokir jalan dalam memperingati Amarah.

Selain itu, ada pula pelarangan bermalam bagi mahasiswa dan pengguna lembaga, maka dari itu pintu pagar ditutup mulai pukul 20.00 WITA.

Selanjunya, bagi mahasiswa dan pengguna lembaga yang melakukan pelanggaran dan tidak mengindahkan edaran tersebut, akan di beri tindakan sesuai aturan yg berlaku dalam lingkup yayasan wakaf UMI.

Saat dikonfirmasi, Rektor UMI Prof Masrurah Muhtar mengatakan, apa yang dilakukan mahasiswanya tersebut masih dalam bentuk yang wajar.

"Kita masih memaklumi aksi yang dilakukan mahasiswa. Sepanjang tidak mengganggu ketertiban lalu lintas dan masyarakat," katanya saat dihubungi.

Hal yang sama diungkapkan oleh Wakil Rektor III UMI Ahmad Gani. Menurut Gani, meski mengindahkan peringatan yang dikeluarkan pihak kampus, namun aksi mahasiswanya ini bukan kategori bentuk pelanggaran.

Apalagi, kata dia, sebelum aksi ini, pihaknya bersama aparat kepolisian telah melalukan koordinasi sehingga peringatan Amarah bisa berjalan tertib.
(rsa)
Berita Terkait
Demo Serentak Mahasiswa...
Demo Serentak Mahasiswa Se-Indonesia di Palembang Diwarnai Kericuhan
Aksi Demo Mahasiswa...
Aksi Demo Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’ di Patung Kuda
Demo Indonesia Gelap,...
Demo Indonesia Gelap, Pakar Hukum: Bentuk Ekspresi Pesimisme Masyarakat Ubah Jadi Optimisme
Mahasiswa Demo DPR:...
Mahasiswa Demo DPR: Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat
Demo Mahasiswa Uhamka...
Demo Mahasiswa Uhamka di Sudirman Diwarnai Saling Dorong dengan Polisi
Demo Indonesia Gelap...
Demo Indonesia Gelap di Patung Kuda, Ribuan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah
Berita Terkini
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
1 jam yang lalu
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
1 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
1 jam yang lalu
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
2 jam yang lalu
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
3 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved