Antisipasi kasus UMI meluas, 1.500 Polisi disiagakan

Selasa, 23 April 2013 - 16:17 WIB
Antisipasi kasus UMI...
Antisipasi kasus UMI meluas, 1.500 Polisi disiagakan
A A A
Sindonews.com - Polrestabes Makassar menerjunkan dua pertiga kekuatannya atau 1.500 personel, untuk mengantisipasi meluasnya insiden penyerangan dua kelompok mahasiswa di Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Sebanyak 1.500 personel kepolisian tersebut, disebar ke berbagai titik-titik rawan di Kota Makassar, yang terdiri dari Samapta, Reskrim, Intelkam, serta back-up dari Brigade Mobile (Brimob) Polda Sulselbar.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Eko Wagiyanto mengungkapkan, titik-titik pengamanan tersebut dikhususkan di beberapa asrama dan sekretariat dua kelompok mahasiswa yang berselisih. Selain itu, ada beberapa titik lain juga yang dianggap rawan dan mendapatkan pengamanan ekstra dari kepolisian.

"Kita sedini mungkin lakukan pencegahan meluasnya kasusnya. 2/3 kekuatan Polrestabes pasca meninggalnya mahasiswa UMI akibat ditikam," kata Eko kepada Sindo, Selasa (23/4/2013).

Diketahui, Geis Setiawan (21), mahasiswa UMI meninggal dunia setelah diserang kelompok pemuda tidak dikenal di Jalan Abdurrahman Basalama eks Jalan Racing Centre, Panakukang.

Mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2010 tersebut meregang nyawa setelah mengalami luka tusukan serius pada bagian kiri perutnya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, Tamalanrea.

Pasca meninggalnya korban, terjadi insiden pembakaran enam unit sepeda motor di Kampus UMI Jalan Urip Sumohardjo. Empat unit dibakar di sekitar masjid kampus, sedangkan dua sepeda motor lainnya hangus dibakar di depan kampus.

Terhadap pelaku penikaman, Satreskrim Polrestabes dan Polsekta Panakkukang masih melakukan pendalaman. Namun, hingga hari ini, polisi belum mengetahui motif atau pun pelaku.

Sebelum penikaman tersebut, terjadi perkelahian antara dua kelompok mahasiswa UMI di salah satu lapangan futsal di Jalan Perintis Kemerdekaan. Insiden ini kemudian berlanjut Jumat lalu di dalam kampus.

Eko menyebut, kuat kemungkinan kasus di atas memiliki kaitan terhadap kematian Geis. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan.

"Sementara masih di dalami. Apakah ini ada hubungannya dengan peristiwa sebelumnya atau tidak, saya tak mau berspekulasi dulu," bebernya.

Polisi hingga kini juga masih menunggu beberapa rekan korban yang ikut melayat ke Kota Palopo. Pasalnya, sebelum meninggal, korban sempat menyebut identitas pelaku kepada rekan-rekannya.

Sementara itu, Kapolsekta Panakkukang Kompol Agung Kanigoro menyebutkan, pasca kejadian pihaknya intensif mengamankan Kampus UMI selama 24 jam.

Baca berita terkait di sini
(rsa)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
37 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
58 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
4 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
7 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
7 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved